Bagi Ahmad Luthfi, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi prioritas. Ia bahkan mengambil langkah cepat. Tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru ԁibahas pada September mendatang, Pemprov Jawa Tengah merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar guna memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.
Kebijakan itu ԁiambil menyusul turunnya tingkat kemantapan jalan provinsi akibat musim hujan berkepanjangan yang berlangsung hingga awal tahun ini. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





