Gaya Hidup

Penjadwalan Ulang Dilakukan, Zakir Naik Batalkan Safari Dakwah di Beberapa Kota Usai Alami Kerugian

×

Penjadwalan Ulang Dilakukan, Zakir Naik Batalkan Safari Dakwah di Beberapa Kota Usai Alami Kerugian

Sebarkan artikel ini
Potret Dr. Zakir Naik ketika berdakwah
Potret Dr. Zakir Naik ketika berdakwah (Sumber: Instagram/@zakirnaik_uz)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dr. Zakir Naik, seorang ulama internasional yang terkenal secara global, kini mengalami kerugian besar.

Rencana safari dakwah yang awalnya akan terlaksana pada 21 Juni 2025 resmi batal terlaksana.

Pembatalan ini karena dugaan bahwa sponsor utama mengundurkan diri secara tiba-tiba menjelang acara.

Akibatnya, seluruh rangkaian ceramah yang sebelumnya terjadwal sekitar empat kota besar seluruh Indonesia terpaksa batal secara mendadak.

BACA JUGA: Gus Yasin Bantah Larang Zakir Naik ke Indonesia, Sebut Namanya Dicatut Tanpa Izin

Kabar baiknya, kini hadir seorang donatur asal Kanada yang tiba-tiba saja siap mensponsori acara safari dakwah. Hanya saja meski acara tetap akan berlanjut ada penjadwalan ulang.

Jadwal Safari Dakwah Zakir Naik

Jadwal ulang tersebut yakni pada tanggal 8 Juli hingga 13 Juli 2025 akan terlaksana pada Yayasan Garda Mualaf Indonesia. Tempat tersebut merupakan penyelenggara tunggal program safari dakwah.

Setelah itu berlanjut ke Malang Stadion Gajayana pada tanggal 19 Juli 2025. Sementara itu untuk jadwal safari dakwah pada kota Surabaya dan Sidoarjo kini resmi batal total.

Kerugian yang Dr Zaki Naik alami kini kurang lebih mencapai hingga angka miliaran rupiah. Hal itu lantaran ia lebih dulu menggelontorkan dana pribadi miliknya demi suksesnya acara tersebut.

Pihak sponsor acara safari dakwah tersebut sebelumnya menjanjikan dana sekitar Rp 4 miliar. Semua kebutuhan mulai dari sewa tempat, akomodasi, transportasi bahkan peralatan produksinya juga.

BACA JUGA: Profil Khalid Basalamah, Pendakwah yang Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sayangnya menjelang hari-H pihak yang bersangkutan kini menghilang tanpa kabar. Setelah panitia menanyakan, alasannya justru tidak masuk akal.

Pihak tersebut menyampaikan bahwa dana yang awalnya untuk mensponsori acara tersebut tengah berada dalam penjara.

Untuk menjaga suksesnya acara, Dr Zakir Naik akhirnya mengeluarkan dana pribadi sekitar Rp 1,5 miliar. Dana tersebut ia keluarkan untuk pembelian tiket puluhan orang.

Kejadian yang fatal tersebut sudah dalam proses penanganan pihak kepolisian dengan dugaan wanprestasi. Proses hukum kini sedang berjalan untuk memberikan keadilan atas kerugian acara tersebut. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp