SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka merayakan lebaran Idul Fitri, selain menunaikan sholat Id ada amalan sunah lainnya yang bisa kamu kerjakan loh.
Beberapa amalan tersebut dapat menjadi penyempurna sholat Id kamu di momentum lebaran hari ini. Apa saja kira-kira? Simak informasinya berikut ini.
4 Amalan Sunah Hari Raya Idul Fitri
Mandi dan Menyucikan Diri
Sebagaimana yang Rasulullah SAW ajarkan, tentu sebelum melaksanakan sholat menghadap Allah SAW alangkah baiknya membersihkan tubuh terlebih dahulu.
BACA JUGA: Daftar 49 Lokasi Sholat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Semarang, Setiap Kecamatan Ada
Mengenakan Busana Terbaik serta Wewangian
Sebelum melaksanakan salat Id, alangkah baiknya untuk mengenakan pakaian terbaik dan merias diri. Selain itu, sebaiknya juga untuk memakai parfum.
Makan Terlebih Dahulu
Berbeda dengan Sholat Idul Adha, kali ini dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Anjuran tersebut karena momentum sholat id sebagai tanda bahwasanya bukan waktunya lagi untuk berpuasa.
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yakni,
“Rasulullah SAW biasa berangkat Shalat Ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari Shalat Ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”
BACA JUGA: Berikut 10 Ucapan Menarik untuk Rayakan Hari Raya Idul Fitri, Auto Kirim ke Doi
Mengambil Rute Arah yang Berbeda
Saat berangkat atau pulang dari tempat salat Idul Fitri, disarankan untuk memilih jalan yang berbeda.
Tujuannya adalah agar kita dapat bertemu dengan lebih banyak orang untuk mempererat silaturahmi. Selain itu, disarankan juga untuk berjalan kaki menuju tempat salat Idul Fitri.
Beberapa amalan di atas meski terbilang sunah, tentu rasanya kurang afdal dalam melaksanakan sholat Idul Fitri apabila kita tidak mengerjakannya.
Maka dari itu, perlu sekali untuk kita melaksanakan amalan tersebut supaya dapat menjalankan ibadah yang satu ini dengan maksimal.
Terlebih lagi, hari raya Idul Fitri merupakan momentum paling membahagiakan setelah mampu melewati puasa selama 30 bulan lamanya. (*)





