Dwi menambahkan, selama libur panjang Lebaran nanti, BNI juga akan menggelar operasional terbatas untuk melayani berbagai transaksi, mulai dari transaksi SPBU hingga operasional terbatas yang dikhususkan melayani transaksi secara reguler.
BNI juga menyiapkan sejumlah titik – titik di rest area ketika dimulainya masa arus mudik baik untuk arus berangkat dan arus balik pemudik. Nantinya layanan yang dikonsentrasikan mulai dari penempatan BLG, layanan penukaran uang, penjualan TapCash (uang elektronik pengganti uang tunai), hingga isi ulang TapCash.
“Untuk yang arus balik nanti juga mekanismenya sama, pokoknya seluruh armada 12 unit BLG kita aktifkan semua dan lokasinya ada di semua rest area sepanjang jalur mudik,” terangnya.
Adapun unit BLG yang dimiliki BNI ini merupakan armada mobile layaknya outlet bergerak berupa bus yang berwujud bank bergerak dan di dalamnya terdapat teller, customer service (CS), hingga anjungan tunai mandiri (ATM).
“Masyarakat dapat menukarkan uang pecahan kecil mulai dari pecahan Rp 1.000,- hingga Rp 20.000,- dengan maksimal penukaran sebesar 3,8 rupiah juta per orang baik secara cash (tunai) maupun cashless (non tunai) menggunakan QRIS, ” ujarnya.
Selain di Bank Indonesia, lanjut Dwi, BNI juga menempatkan layanan O-Branch di beberapa titik strategis yang tersebar di beberapa Kota di Jawa Tengah, diantaranya yaitu di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan pada tanggal 27 Maret 2023, di Balaikota Tegal pada tanggal 6 April 2023 dan di Kawasan City Walk Tegal pada tanggal 17 April 2023.
Layanan O-Branch juga akan dihadirkan di beberapa titik rest area selama arus mudik dan arus balik lebaran 2023.
Pada arus mudik, BNI akan membuka layanan O-Branch di Rest Area KM 379 Batang, Rest Area KM 429 Ungaran dan Rest Area KM 456 A Salatiga, sedangkan pada arus balik, layanan O-Branch akan disiagakan pada Rest Area 456 B Salatiga, Rest Area 389 Kendal dan Rest Area 282 Tegal.





