SEMARANG, beritajateng.tv – Ada yang unik dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Selasa 2 April 2023.
Semua tenaga pendidik di Kecamatan tersebut secara serentak memakai jam tangan usai upacara Hardiknas di lapangan Mesu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Hal ini bertujuan untuk menekankan pentingnya waktu kepada para pendidik.
BACA JUGA: Upacara Hardiknas, Bupati Demak Tekankan Eksplorasi Minat dan Bakat Siswa
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan, pemakaian jam tangan para tenaga pendidik ini merupakan terobosan Korwilcam Pendidikan Kecamatan Suruh. Tujuannya agar jangan sampai ada pendidik yang terlambat datang ke sekolah.
“Pendidik itu masuknya pukul 07.00 WIB. Sehingga ini sebagai pedoman, sebagai langkah agar semua peserta didik dapat terlayani dengan baik,” kata Sukaton.
BACA JUGA: Peringati Hardiknas, Ganjar Sampaikan Keberlanjutan Program Pendidikan di Akhir Masa Jabatan
Ia memastikan pemakaian jam tangan tersebut bukan karena guru-guru di Kabupaten Semarang kurang disiplin. Namun sebagai pedoman agar menghargai waktu.
“Artinya semua guru kalau sudah pukul 07.00 WIB. Harus sudah di sekolah masing-masing. Semua harus disiplin,” jelasnya.
Sukaton membeberkan, ide positif ini selanjutnya akan dilakukan serentak di Kabupaten Semarang. Pihaknya juga berencana untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk semua tenaga pendidik menggunakan jam tangan.
Ia menegaskan akan memberi teguran bagi guru yang tidak menghargai waktu dalam melayani peserta didik. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





