Pendidikan

Prof Imam Taufiq Ungkap 4 Perilaku Ringan Pengantar Manusia Masuk Surga

×

Prof Imam Taufiq Ungkap 4 Perilaku Ringan Pengantar Manusia Masuk Surga

Sebarkan artikel ini
Nuzulul Quran
Rektor UIN Walisongo menjadi penceramah dalam acara Rektor UIN Walisongo yang juga ketua PW Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jateng Prof Dr KH Imam Taufiq MAg menjadi penceramah dalam acara Memperingati Malam Nuzulul Quran, Jumat (7/4/2023).

“Selama 12 tahun Nabi Muhammad berdakwah di Mekah kurang berhasil. Nabi Muhammad mendapat tantangan luar biasa dari penduduk Mekah. Hanya sedikit yang ikut Nabi Muhmmad. Orang Islam mendapat teror, bahkan mendapat ancaman mati oleh masyarakat. Kemudian nabi Hijrah ke Madinah,” katanya.

Saat tiba di Madinah, terang Prof Imam, Nabi Muhammad masjid sebagai tempat peradaban. Masjid tidak semata-mata hanya sebagai tempat ibadah sholat, namun menjaid tempat untuk membangun sosial sesama manusia. Saat itu muncul Piagam Madaniyah pada tahun 622 M.

Piagam Madinah adalah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku suku dan kaum kaum penting di Yatsrib (kemudian bernama Madinah). Dokumen tersebut disusun sejelas jelasnya dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara Bani Aus dan Bani Khazraj di Madinah. Untuk itu dokumen tersebut menetapkan sejumlah hak hak dan kewajiban kewajiban bagi kaum Muslim, kaum Yahudi, dan komunitas komunitas lain di Madinah, sehingga membuat mereka menjadi suatu kesatuan komunitas, yang dalam bahasa Arab disebut ummah.

“Jadi agama Islam itu tidak hanya sekedar mengajarkan ibadah mahdhoh saja. Tidak mengajarkan sholat saja, Tidak hanya mengatur soal hubungan manusia denga Allah saja, namun juga mengajarkan tata cara kehidupan sosial atau hubungan sesama manusia. Hal itu juga tertuang dalam sebuah hadits nabi, yang hadits itu muncul saat awal-awal di Madinah. Hadits ini juga menjadi inspirasi jemaah haji, yakni inspirasi sebagai ciri ciri haji mabrur,” kata dia.

Hadits tentang Hablumminannas

Adapun hadits nabi tersebut berbunyi