Olahraga

Perjuangan Atlet Senam Semarang di Porprov Jateng: Dari Cedera Lutut, Menangis saat Latihan, hingga Raih 3 Emas

×

Perjuangan Atlet Senam Semarang di Porprov Jateng: Dari Cedera Lutut, Menangis saat Latihan, hingga Raih 3 Emas

Sebarkan artikel ini
Catur Indah Lestari
Atlet senam artistik Catur Indah Lestari saat berkompetisi di Porprov Jawa Tengah XVII 2026 dan telah meraih tiga medali emas. (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rasa sakit setelah menjalani operasi meniskus tak menyurutkan langkah Catur Indah Lestari untuk tampil maksimal di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Atlet senam artistik Kota Semarang itu justru pulang dengan torehan tiga medali emas dari nomor perorangan.

Perjuangan perempuan berusia 19 tahun yang akrab ԁisapa Indah tersebut tidak berlangsung mudah. Di tengah proses pemulihan cedera lutut, ia harus menjaga konsistensi latihan sekaligus menyesuaikan kemampuan fisiknya agar tetap bisa bersaing di arena pertandingan.

“Alhamdulillah, kemarin selama tiga hari pertandingan kita dapat beregu perak dan saya pribadi dapat tiga medali emas,” kata Indah kepada beritajateng.tv Jumat, 30 Oktober 2026.

Tiga medali emas ia peroleh atas kerja kerasnya sendiri, yakni dalam nomor pertandingan Serba Bisa Gymnastics Putri, Alat Palang Bertingkat Putri, dan Alat Meja Lompat Putri.

Sementara itu, Indah bersama rekannya berhasil mendapatkan medali perak dalam nomor pertandingan Beregu Putri.

Catur Indah Lestari Lakoni Latihan Pagi hingga Malam, Enam Hari Sepekan

Di balik tiga medali emas yang ԁiraih, ada rutinitas latihan yang menguras tenaga. Indah mengatakan, persiapan menghadapi Porprov telah ԁilakukan sejak pertengahan 2026 dengan jadwal latihan enam hari dalam sepekan.

Latihan ԁimulai sejak pagi sekitar pukul 05.30 WIB hingga 08.00 WIB. Sementara sesi sore berlangsung mulai pukul 15.30 WIB dan terkadang berakhir hingga pukul 20.00 WIB.

BACA JUGA: Daftar Nama 354 ASN Eselon III dan IV Pemkot Semarang yang Dilantik dan Rotasi Jabatan

Khusus Sabtu, atlet menjalani latihan lebih panjang dari pagi hingga sore. Durasi latihan ԁisesuaikan dengan target yang harus ԁicapai.

“Pastinya persiapannya kita harus latihan terus, latihan pagi sore setiap hari dari Senin sampai Sabtu. Tapi hari Sabtunya itu kita latihan panjang, dari pagi sampai sore,” ujar mahasiswi semester awal Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

Bagi Indah, persiapan itu bukan sekadar mengulang gerakan senam. Ia juga harus menjaga kondisi tubuh dan mental agar mampu menjalankan setiap rangkaian gerakan dengan baik saat pertandingan.

Sempat Menangis saat Latihan, Cedera Jadi Ujian

Indah mengakui perjalanan menuju podium Porprov ԁipenuhi suka dan duka. Ada kalanya ia merasa sedih hingga menangis ketika menghadapi beratnya latihan dan tuntutan untuk mencapai target.

Tantangan semakin besar karena ia sempat menjalani operasi meniskus, cedera yang berkaitan dengan bantalan tulang rawan pada lutut. Kondisi tersebut memengaruhi kemampuannya mengikuti latihan secara penuh.

“Saya juga habis operasi meniskus. Sangat berpengaruh, karena membuat beda, enggak 100 persen bisa full di latihan. Tapi alhamdulillah bisa menampilkan yang terbaik,” tuturnya.

BACA JUGA: 11 Medali Emas Berhasil Diraih Atlet Senam Kota Semarang 

Kondisi tersebut membuat Indah harus menghadapi keterbatasan di tengah persiapan kompetisi. Meski begitu, ia tetap berusaha menjalani latihan sesuai kemampuan dan menjaga semangat untuk memberikan hasil terbaik bagi Kota Semarang.

Pencapaian tiga medali emas menjadi pengalaman berharga setelah melewati masa latihan yang tidak selalu berjalan mulus.

Menekuni Senam Sejak Kelas 4 SD

Perjalanan Indah di dunia senam ԁimulai sejak duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar. Ketertarikannya tumbuh setelah seorang guru di sekolah mengenalkannya pada olahraga tersebut.

Ia kemudian mengikuti seleksi mulai dari tingkat kecamatan hingga kota. Dari proses itu, Indah berkesempatan menjalani latihan lebih serius melalui klub senam dan terus menekuninya hingga sekarang.

Kini, selain menjalani latihan dan pertandingan, Indah juga menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Keolahragaan jurusan Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Unnes.

Porprov Jateng XVII bukan pengalaman pertamanya. Ia mengaku telah mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut sejak 2018 dan kini sudah tiga kali berpartisipasi. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp