Ayunda harus memahami tanda-tanda yang diberikan anaknya ketika membutuhkan minum. Pada siang hari, ia relatif lebih mudah membaca kebiasaan Elzio.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada malam hari.
“Kalau siang saya tahu ini waktunya minum, waktunya makan. Kalau malam biasanya dia memberikan tanda dari suara. Berarti minta minum,” tutur Ayunda.
Kesulitan minum juga membuat asupan cairan Elzio harus mendapat perhatian. Ayunda berupaya memberikan minum secara perlahan dengan cara yang menurutnya paling aman.
Sebelumnya, Elzio juga pernah menggunakan selang nasogastrik atau NGT untuk membantu memenuhi kebutuhan asupan.
Ayunda mengingat kembali masa awal setelah kelahiran Elzio. Saat itu, anaknya membutuhkan perawatan di rumah sakit selama sekitar 10 hari.
“Waktu itu setelah lahir, dia di rawat sekitar sepuluh hari,” ujarnya.
Dalam perjalanan perawatannya, Elzio juga pernah mengalami pneumonia dan iritasi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap asupan cairan dan pemantauan kesehatan menjadi semakin penting.
Ayunda kemudian terus berusaha memberikan minum meski jumlahnya tidak selalu banyak. Ia juga memperhatikan respons tubuh dan perilaku anak setelah mendapatkan asupan.
Menurut dia, pemberian minum tidak bisa terlaksana sembarangan. Cara dan posisi ketika memberikan minum perlu ia sesuaikan dengan kondisi Elizu.
“Saya ingin tahu cara minumnya seperti apa, supaya tidak meluap dan bisa masuk dengan baik,” katanya.
Kondisi Elzio juga membutuhkan evaluasi lebih lanjut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah respons mata yang menurut Ayunda belum optimal.
BACA JUGA: NGO Australia-Bali Gandeng Dinas Sosial Jateng, Bagikan 340 Kursi Roda Gratis ke Pengidap Cerebral Palsy
Ayunda mengaku sempat membawa Elzio ke dokter spesialis mata. Namun, ia masih perlu mengetahui lebih jauh mengenai kondisi tersebut dan langkah yang harus dilakukan berikutnya.
Di tengah berbagai tantangan itu, Ayunda terus mendampingi perkembangan anaknya. Ia belajar mengenali suara, gerakan, hingga perubahan perilaku Elzio sebagai bentuk komunikasi sehari-hari.
Baginya, memahami kebutuhan anak menjadi bagian penting dalam merawat Elzio.





