“Ternyata mereka [pasangan selebriti] menyembunyikan [konflik atau perselingkuhan] itu. Jangankan fans lah, siapa pun itu, ketika mengamati pasangan itu dari keluarga ideal, tetapi kemudian berbalik 180 derajat, maka bayangan mengenai gambaran keluarga yang harmonis itu menjadi rusak,” terang Amalia.
Sontak, Amalia mengungkap adanya kekecewaan dan kekhawatiran yang timbul oleh warganet dalam menyikapi perselingkuhan pasangan selebriti tersebut.
“Bahwa ternyata apa yang mereka tampilkan tidak selamanya menunjukkan kebenaran. Artinya apa? ada perubahan pola pikir yang menganggap semuanya itu fake (palsu),” ucap dia.
Deretan isu ramai di medsos yang juga pengaruhi keinginan seseorang untuk menikah
Kendati isu perselingkuhan yang ramai di jagat maya turut berpengaruh pada kekhawatiran akan pernikahan, Amalia membeberkan faktor lainnya.
Beberapa di antaranya ialah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kasus penelantaran anak yang juga ramai dalam pemberitaan kiwari ini.
BACA JUGA: Bantah Tren Pernikahan Menurun, DP3AP2KB Jawa Tengah: Justru Masih Banyak Nikah di Bawah Umur
“Jadi cukup banyak sebetulnya. Akhirnya itu akan memberikan pengaruh terhadap pandangan seseorang terhadap pernikahan,” tandas Amalia. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





