Pelatih Mario Lemos mengakui timnya menghadapi masalah besar di sektor disiplin. “Kami bermain nyaris sepanjang laga dengan sepuluh pemain, lalu kebobolan dua gol pada akhir babak pertama dan kedua. Ini sangat mengecewakan,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Ia menambahkan, “Kalah jumlah pemain membuat kami sulit bertahan dan hanya bisa berjuang agar tidak kalah lebih banyak.”
Kini, jeda kompetisi akan menjadi waktu penting bagi Lemos untuk meracik ulang strategi dan memperbaiki mental skuadnya. Tanpa pembenahan cepat, ancaman degradasi bisa menjadi kenyataan bagi Persijap Jepara. (*)





