Jateng

Pilus Evaluasi Banjir di Event SNC, Minta Perbaikan Drainase Segera Dilakukan

×

Pilus Evaluasi Banjir di Event SNC, Minta Perbaikan Drainase Segera Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Infrastruktur Mudik Jadi Perhatian, Dewan Minta Perbaikan Jalan Tak Hanya Tambal Sulam
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman (Pilus). (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, menyoroti adanya genangan hingga banjir saat Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang berlangsung di kawasan jalan Pemuda hingga Simpang Lima.

Pilus, sapaan akrabnya, menyebut peristiwa genangan banjir saat SNC menjadi evaluasi penting. Terutama karena terjadi saat momentum Hari Jadi Kota Semarang dengan rangkaian acara besar yang terjadi di beberapa titik.

“Dalam rapat paripurna tadi, Wali Kota sudah menyampaikan bahwa saat itu ada beberapa kegiatan besar dalam waktu bersamaan. SNC mulai dari depan Balai Kota dan berakhir di Simpang Lima,” ujar Pilus.

Ia menjelaskan, hujan deras yang turun saat acara berlangsung memang berada di luar prediksi.

Namun, kondisi tersebut tetap berdampak pada jalannya kegiatan hingga akhirnya karnaval harus terhenti.

“Kami tentu berharap tidak terjadi hujan sebesar itu. Namun ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, karena kondisi tersebut juga menimbulkan kekecewaan di masyarakat,” katanya.

Menurut Pilus, berdasarkan penjelasan dari Wali Kota, genangan yang terjadi bukan semata akibat curah hujan tinggi. Melainkan karena adanya sumbatan pada saluran air di beberapa titik.

BACA JUGA: Peserta SNC Tetap Perform Pasca Hujan, Wali Kota Agustina: Semangatnya Luar Biasa

“Dari hasil evaluasi, kami temukan adanya hambatan aliran air dari wilayah atas seperti daerah Candi dan Jalan Sultan Agung. Air tidak masuk ke saluran, tetapi justru meluap ke jalan,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat air mengalir melalui badan jalan hingga akhirnya menggenangi kawasan Simpang Lima. Yang saat itu menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Pilus mengatakan Pemerintah Kota Semarang telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan berencana melakukan pembenahan saluran air dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan saluran menuju Simpang Lima. Masyarakat mungkin akan sedikit terganggu karena proses pengerjaan. Tetapi ini penting untuk solusi jangka panjang,” ujarnya.

Ia berharap langkah evaluasi tersebut benar-benar menghasilkan solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kalau saluran sudah dibenahi dengan baik, harapannya hujan deras sekalipun tidak lagi menimbulkan genangan seperti kemarin,” tambahnya.

Pilus juga menyinggung upaya sebelumnya dalam mengecek kelancaran saluran, termasuk metode pengujian sederhana dengan bola GPS.

Namun menurutnya, cara tersebut belum cukup efektif untuk mendeteksi sumbatan secara menyeluruh.

“Mungkin perlu langkah lebih konkret, seperti pembongkaran di titik tertentu untuk memastikan kondisi saluran sebenarnya. Tapi tentu harus kita lakukan secara terukur,” tegasnya.

Ia menambahkan, persoalan banjir di Kota Semarang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus selesai secara bertahap, terutama terkait sistem drainase perkotaan.

“Banjir ini bukan karena luapan sungai, tetapi karena air hujan yang tidak tertampung dengan baik. Artinya, sistem drainase harus benar-benar diperbaiki,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp