“Ini sifatnya kolaborasi antarnegara ASEAN dan melibatkan berbagai stakeholder. Ada pemerintah, civil society, dan juga platform digital. Jadi kita berembuk bersama,” katanya.
Menurut Nezar, tantangan terbesar dalam tata kelola platform digital adalah menjaga keseimbangan antara perlindungan keamanan pengguna dan kebebasan berekspresi di ruang digital.
“Bagaimana pengaturan platform yang efektif dan efisien sekaligus kita memproteksi kebebasan berpendapat dan keamanan pengguna platform,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





