Jateng

Polda Jateng Dalami Dugaan Penganiayaan Ketua HMI Unissula, Ada Indikasi Terkait Kasus Pelecehan

×

Polda Jateng Dalami Dugaan Penganiayaan Ketua HMI Unissula, Ada Indikasi Terkait Kasus Pelecehan

Sebarkan artikel ini
unissula pelecehan seksual
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto saat ditemui di Polda Jateng. Rabu, 1 April 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polda Jawa Tengah merespons dugaan kasus penganiayaan yang menimpa Ketua HMI Unissula, Aldi Maulana. Polisi mendorong korban untuk segera membuat laporan resmi agar kasus dapat ditindaklanjuti secara hukum.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan pihaknya telah menerima kedatangan Aldi untuk berdiskusi terkait peristiwa yang di alaminya. Dalam pertemuan tersebut, polisi memberikan arahan agar laporan segera di ajukan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Baru saja Mas Aldi berdiskusi dengan saya selaku Kabid Humas dan dengan Dirkrimum. Mas Aldi menyampaikan tentang peristiwa yang menimpanya. Kemudian hasil berdiskusi tadi, kami menyarankan kepada Mas Aldi untuk segera membuat laporan polisi ke SPKT Polda Jawa Tengah,” ujarnya saat beritajateng.tv temui di Lobi Polda Jateng pada Rabu, 1 April 2026.

Artanto menegaskan, setelah laporan resmi dibuat, penanganan kasus akan langsung penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng lakukan.

“Kasus ini nanti akan segera penyidik dari Ditreskrim Polda tangani,” katanya.

BACA JUGA: Terseret Dalam Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Berikut Profil Syekh Ahmad Al Misry

Ia memastikan, setiap laporan masyarakat akan pihak polisi tindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polisi memiliki kewajiban melakukan penyelidikan hingga penyidikan jika ada unsur pidana.

“Setiap laporan yang masyarakat buat, Polda mempunyai kewajiban untuk melakukan upaya penyelidikan maupun penyidikan apabila hal itu merupakan suatu tindak pidana,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta korban untuk kooperatif dalam memberikan informasi yang penyidik butuhkan guna mempercepat proses penanganan perkara.

“Kita memberikan masukan untuk tetap memberikan informasi-informasi yang penyidik butuhkan pada saat penyelidikan maupun penyidikan,” lanjut Artanto.

Lebih jauh, Polda Jateng juga tengah mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara dugaan penganiayaan tersebut dengan kasus lain, yakni dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya Aldi dampingi.

“Untuk sementara ini masih kita dalami apakah ada keterkaitan terhadap peristiwa pelecehan seksual yang Mas Aldi dampingi. Dari diskusi tadi kemungkinan besar ada [kaitannya], dan ini tentunya harus kita dalami,” pungkas Artanto.

Sebelumnya, Aldi Maulana juga menduga kejadian ini berkaitan dengan perannya dalam mengawal kasus dugaan kekerasan seksual yang sebelumnya sempat di mediasi di tingkat kampus.

“Motifnya belum tahu pasti, tapi kemungkinan masih berkaitan dengan pengawalan kasus tersebut,” ujarnya.

Aldi berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini, termasuk mengungkap siapa pelaku serta pihak yang dugaan kuat menjadi dalang di balik aksi tersebut.

BACA JUGA: Ramai Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi oleh Eks Ketua UKM Basket Undip, Begini Tanggapan BEM

Kasus dugaan penganiayaan ini di sebut berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang juga kader HMI. Terduga pelaku merupakan senior di organisasi yang sama, yakni Pengurus Besar (PB) HMI berinisial LT.

Peristiwa dugaan kuat terjadi pada Februari 2026, saat pelaku menjemput korban di kos untuk berdiskusi. Namun, situasi berubah ketika pelaku dugaan kuat memaksa masuk ke kamar korban dan melakukan tindakan tidak pantas. Dampaknya, korban mengalami trauma psikologis dan tekanan mental. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp