Viral

Terseret Dalam Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Berikut Profil Syekh Ahmad Al Misry

×

Terseret Dalam Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Berikut Profil Syekh Ahmad Al Misry

Sebarkan artikel ini
Syekh Akhmad almisry
Syekh Akhmad Al Misry. Ig/@akhmad_almisry2

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Syekh Ahmad Al Misry kini sedang hangat jadi perbincangan publik atas kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis.

Tentu saja isu tersebut mengundang banyak komentar negatif terlebih lagi ia terkenal sebagai orang pendakwah.

Bahkan tak hanya itu, SAM sendiri juga kerap menjadi juri kompetisi hafiz Al Quran serta mengisi program Damai Indonesiaku.

BACA JUGA: Bikin Ulah Lagi, Ini Sosok Pegiat Medsos Eko Kuntadhi yang Sebut Syekh Puji Predator Seksual Anak

Berikut ini profil singkat Syekh Akhmad Al Misry 

Di tengah kontroversi yang tengah berkembang, sosok Syekh Ahmad Al-Misry sebenarnya sudah cukup terkenal oleh pemirsa televisi di Indonesia.

Ia merupakan ulama, pendakwah, sekaligus pakar literatur Islam asal Mesir yang telah lama menetap di Indonesia untuk menyebarkan dakwah. Julukan “Al-Misry” yang melekat pada namanya secara harfiah berarti “orang Mesir”.

Meski berasal dari Timur Tengah, ia telah bertahun-tahun tinggal di Indonesia hingga fasih berbahasa Indonesia, sehingga pesan-pesan dakwahnya lebih mudah masyarakat pahami.

Kariernya di dunia televisi mencapai puncak popularitas ketika ia berperan menjadi juri utama dalam program kompetisi penghafal Al-Qur’an anak, Hafiz Indonesia yang tayang di RCTI.

Kehadirannya di acara tersebut secara rutin terkesan sebagai kelanjutan dari perjuangan dakwah setelah wafatnya Syekh Ali Jaber.

Dalam program itu, ia memiliki peran penting untuk menilai tajwid, kelancaran hafalan, sekaligus memberikan motivasi spiritual kepada para peserta.

Selain itu, Syekh Ahmad Al Misry juga tercatat sebagai penceramah tetap dalam program Damai Indonesiaku di tvOne hingga tahun 2026.

BACA JUGA: Tak Terima Disebut Predator Seks, Ini Kronologi Kasus Pencemaran Nama Baik Syekh Puji oleh Pegiat Medsos Eko Kuntadhi

Ia juga sering tampil di berbagai program televisi selama bulan Ramadan, seperti Shodaqoh Yuk! di RTV, serta menjadi narasumber dalam program Khazanah dan Jazirah Islam di Trans7.

Gaya dakwahnya terkenal khas, yakni menggunakan bahasa yang tertata dengan aksen Arab yang kuat namun tetap mudah dipahami.

Ia juga terkenal mengusung pendekatan moderat (wasathiyah) dan sering menekankan pentingnya prinsip “memuliakan Al-Qur’an melalui akhlak.”

Itulah profil sosok Syekh Akhmad Al Misry yang kini tengah terseret isu pelecehan seksual sesama jenis. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp