Polres Demak Ungkap Kasus Penyalahgunaan 11.500 Liter BBM Bersubsidi

Polres Demak Ungkap Kasus Penyalahgunaan 11.509 Liter BBM Bersubsidi

Demak, 7/9 (BeritaJateng.tv)- Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di dua tempat yang berbeda dengan total 11.500 liter solar.

Dihadapan para awak media Kapolres Demak menjelaskan selain berhasil mengamankan solar bersubsidi, pihaknya juga berhasil mengamankan pengemudi truk yang hendak kabur saat mengetahui kedatangan satreskrim Demak yang akan menangkapnya.

“Barang bukti 2 unit kendaraan truck yang sudah di modifikasi dengan tangki pengangkut BBM solar beserta barang bukti lainnya kami amankan. Estimasi selisih harga solar non subsidi dengan subsidi adalah Rp. 17.250,- / liter. Sehingga diperkirakan kerugian negara mencapa ratusan juta,” paparnya.

Dari pengakuan salah satu tersangka, lanjut Kapolres, Mastur (55) warga pedurungan Semarang tersebut sudah melakukan aksinya selama tiga bulan sebelum ada kenaikan harga BBM, dimana dirinya ditangkap diwilayah Bakung, Mijen Demak saat mengisi BBM di SPBU.

“Tersangka Mastur kita tangkap di SPBU bakung saat mengisi solar sebanyak 500 ribu, selam tiga bulan totalnya 10 ribu liter ,” terang AKBP Budi Adhy Buono.

Tersangka ini juga mengaku bahwa dirinya mendapatkan bagian sebesar Rp. 650 per liter. Dari total jumlah BBM yang sudah didapatkan yang diangkut dengan menggunakan truk dimodifikasi Tanki diatas bak truk tersebut sebesar 30 ribu liter.

” Tersangka memperoleh keuntungan lebih dari 19 juta rupiah, sedangkan negara dirugikan sebesar 517.500.000 juta,” tegas Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 55 KUHP no. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman hukuman 6 tahun. (BW/El)

Leave a Reply