Ia juga menegaskan bahwa olahraga mampu menghapus sekat perbedaan di tengah masyarakat. Di arena pertandingan, setiap peserta di tuntut menjunjung tinggi kerja sama, disiplin, dan sportivitas.
“Di lapangan tidak ada yang bertanya profesimu apa atau kamu dari mana. Yang ada adalah semangat, kerja sama, disiplin, dan sportivitas,” tegasnya.
Pemerintah Kota Semarang berharap penyelenggaraan Porwakos 2026 tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga. Tetapi juga menjadi bekal untuk menghadapi berbagai ajang olahraga tingkat regional di Jawa Tengah.
Selain mencetak prestasi, kegiatan ini harapannya mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi lokal. Serta memperkuat identitas Kota Semarang sebagai kota yang sehat, aktif, dan penuh semangat kebersamaan. (*)





