Politik

PPP Gagal Pertahankan Ceruk Suara dari PKB, Pengamat Soroti Konflik Historis di Jepara dan Pekalongan

×

PPP Gagal Pertahankan Ceruk Suara dari PKB, Pengamat Soroti Konflik Historis di Jepara dan Pekalongan

Sebarkan artikel ini
PPP
Pengamat politik Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini, saat dijumpai di Kampus FISIP Undip, Kamis, 5 Februari 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kalau kita dengar cerita dan saya lakukan riset juga di Dongos, Jepara, itu terjadi gesekan antara massa PPP dan PKB. Di Pekalongan juga sama. Bahkan secara anekdotal disebut sebagai ‘West Bank’ karena konflik pendukungnya pada masa awal reformasi,” ungkap NHS.

Menurutnya, fakta bahwa PPP gagal melampaui parliamentary threshold menjadi bukti kekalahan partai tersebut dalam kompetisi segmentasi pemilih. Tanpa langkah revitalisasi yang drastis dan terarah, NHS meyakini sisa-sisa basis PPP akan terus menyusut.

“Buktinya apa? Sekarang memperoleh parliamentary threshold di level nasional saja kesulitan, dan faktanya memang gagal. Sisa-sisa ini, terus terang saja, akan makin sempurna runtuh kalau tidak ada langkah yang drastis, yang saya sebut sebagai revitalisasi partai Islam ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp