“Karena mekanisme yang kita pakai adalah Sidang Isbat, berdasarkan data itu baru ditetapkan. Insyallah kita bareng Idul Fitri tanggal 10 April,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan salat id, Musta’in menyebut pelaksanaanya bisa di Masjid, musala, dan tanah lapang. Kemenag Jateng pun turut menyediakan materi khutbah untuk memfasilitasi khotib nantinya.
BACA JUGA: Deretan Ide Hampers Lebaran 2024, Murah dan Kekinian!
Perihal takbiran yang menjadi tradisi tahunan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Musta’in menyebut takbir bisa di masjid, musala, dan tempat lainnya. Takbir keliling, tutur Musta’in, berlangsung dengan aturan pemerintah setempat.
“Kalau boleh saya menyarankan, takbir keliling kan tradisi ya. Di situ juga ekspresi dari kegemberiaan, syukur, sekaligus kita mendidik pada anak-anak tentang suasana Lebaran. Takbir keliling bagus sepanjang pengelolaannya baik, tidak keluar ke jalan raya, apalagi jalur mudik. Cukup di kampung dan jaga keamanannya,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





