“Belanja untuk masyarakat harus tampak secara nyata dan menghasilkan perubahan yang bisa dirasakan. Dengan begitu, optimisme masyarakat terhadap pembangunan juga akan tumbuh,” ujarnya.
Suharsono mengatakan peningkatan pendapatan daerah dan belanja pemerintah perlu dibangun dengan optimisme. Pemerintah tidak seharusnya hanya menggunakan pola pikir menyesuaikan pembangunan berdasarkan uang yang tersedia.
“Kami ingin kinerja pemerintah kota semakin baik. Ketika belanja untuk masyarakat signifikan dan manfaatnya terasa, optimisme untuk mencapai target pendapatan juga akan lebih besar,” katanya. (*)





