Progres Pembangunan Makam Mbah Sholeh Darat Capai 30 Persen

Pembangunan Makam Mbah Sholeh Darat

SEMARANG, 1/8 (BeritaJateng.tv) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tahun ini berusaha untuk merampungkan pemugaran Makam Tokoh Ulama KH Sholeh Darat di Kompleks TPU Bergota, Jalan Bendungan, Kelurahab Randusari, Semarang Selatan.

Sampai akhir Juli 2022, pengerjaan fisik pemugaran makam KH Sholeh Darat telah mencapai 30 persen. Dan ditargetkan akhir Desember ini pengerjaan fisik tersebut bisa rampung.

Sskretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, pengerjaan fisik pemugaran Makam Tokoh KH Sholeh Darat saat ini baru mencapai 30 persen, yaitu terdiri atas berupa pembangunan sarana pendukung bagi peziarah di makam, seperti tempat wudhu dan kamar mandi. Sedangkan untuk bagian Joglo dan pembangunan akses jalan masuk makam belum jadi.

“Saat ini masih dalam tahap persiapan untuk pembuatan pondasi tiangnya bagian atap Joglo. Serta setelah Joglo berdiri akan diselesaikan juga akses jalan masuk ke makam, “terangnya, Senin (1/8).

Dikatakan Pipie, sapaan akrabnya, bahwa penyelesaian pengerjaan fisik pemugaran makam KH Sholeh Darat di Bergota masih mengalami kendala ahli waris. Sehingga berdampak pada molornya penyelesaian pemugaran maiam dari target awal yang ditentukan.

“Ada kendala masih di ahli waris, sehingga pengerjaan fisiknya baru mencapai 30 persen, sedangkan yang sudah clear adalah pembangunan sarana pendukung tempat wudhu, dan kamar mandi bagi peziarah di makam KH Sholeh Darat,” imbuh Pipie.

Meski begitu, Disperkim tetap berupaya melaksanakan pembangunan yang sempat terkendala non- teknis di lapangan tersebut. Tentunya, juga memberikan informasi terkait progres yang dicapai tersebut juga kepada para ulama di Kota Semarang.

“Jadi targetnya setelah tempat wudhu dan kamar mandi ini selesai, Joglonya harus berdiri. Dan akses jalan masuk makam, harus dirampungkan juga. Kalau untuk kamar mandi dan tempat wudhu kan sudah clear,” katanya.

Ia berharap pada bulan Desember 2022 mendatang pembanghnan sudah clear semuanya. “Penyebab mundurnya penyelesaian, memang lebih banyak faktor non-teknisnya daripada teknisnya. Karena berkaitan dengan ahli waris dan kepentingan warga sekitar makam. Ada banyak ahli waris yang perlu diajak komunikasi terkait makam yang terdampak pembangunan di makam tokoh Ulama Sholeh Darat. Karena banyak makam di sekitar makam Mbah Sholeh Darat akan dirapikan kijingnya guna kelancaran membuat akses jalan masuk dan tiang pondasi Joglo nantinya,” paparnya.

Menurut Pipie, molornya penyelesaian ini karena masih ada puluhan ahli waris di makam Bergota yang sulit dihubungi atau dilacak alamatnya. “Sehingga berdampak mundurnya proyek tidak sesuai dengan target awal. Sehingga target pada tahun 2022 ini harus clear penataan makam tokoh KH Sholeh Darat, fokus utama kami bisa segera merampungkan,” katanya.

Dijelaskan Pipie, saat pengerjaan bagian Joglo dan Pondasi tiang tersebut pihaknya akan menutup dengan seng. Karena kawasan Bergota saat ini padat oleh makam sehingga harus dilakukan hati-hati. “Saat ini belum ditutup, karena memang masih proses persiapan untuk pondasinya. Konstruksi juga harus nemperhatikan non-teknis di lapangan.

Ini berbeda kalau di makam lain misalnya Jatisari yang masih lapang. Kalau di Begota ini kan rapat dan akses masuk juga sulit. Memang manata makam yang sudah ada, sulit dibandingkan menata makam yang masih kosong,” pungkas Pipie. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.