Ekbis

PT Djarum Kucurkan Rp1,2 Miliar, 16 Rumah Warga Rembang Direnovasi dan Dibangun Ulang

×

PT Djarum Kucurkan Rp1,2 Miliar, 16 Rumah Warga Rembang Direnovasi dan Dibangun Ulang

Sebarkan artikel ini
PT Djarum Kucurkan Rp1,2 Miliar, 16 Rumah Warga Rembang Direnovasi dan Dibangun Ulang
PT Djarum melakukan perbaikan 16 Rumah Sederhana Layak Huni senilai Rp1, 2 miliar di Rembang . (Ellya/beritajateng.tv)

REMBANG, beritajateng.tv – Kekhawatiran Masduqi setiap kali hujan deras dan angin kencang kini mulai berakhir. Buruh petani garam asal Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, itu akhirnya bisa tinggal bersama keluarganya di rumah yang lebih aman dan nyaman setelah mendapat bantuan renovasi dari PT Djarum.

Sebelumnya, Masduqi bersama istri dan anak-anaknya harus bertahan di rumah berdinding anyaman bambu, beratap kayu, serta berlantai tanah. Ketika hujan turun, air kerap merembes ke dalam rumah hingga membuat lantai lembap dan berlumpur.

Kondisi tersebut bukan hanya membuat keluarganya tidak nyaman, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran rumah roboh saat cuaca buruk. Masduqi bahkan sempat merasa malu ketika anak-anaknya mengajak teman bermain ke rumah.

“Dulu kalau hujan dan angin saya takut rumah roboh. Atap masih kayu, dindingnya gedeg (anyaman bambu), lantainya juga masih tanah, jadi kalau hujan sering bocor dan rembes,” kata Masduqi.

Ia mengaku kini lebih tenang setelah rumahnya diperbaiki. Hunian tersebut menjadi lebih bersih, sejuk, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

“Sekarang saya sangat senang, rumahnya sudah lebih adem, bersih, dan nyaman. Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada PT Djarum yang sudah membantu membangun rumah kami,” ujarnya.

BACA JUGA: Jalankan Program RSLH, PT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Temanggung

Pengalaman Masduqi menjadi salah satu gambaran manfaat program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang dijalankan PT Djarum. Melalui program tersebut, perusahaan menyelesaikan renovasi dan pembangunan ulang 16 rumah warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Rembang.

Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Rembang, Kamis (29/10/2026). Total anggaran yang dikucurkan untuk memperbaiki 16 rumah tersebut mencapai lebih dari Rp1,2 miliar.

Sebanyak 16 rumah itu tersebar di empat desa. Rinciannya, enam rumah di Desa Labuhan Kidul dan dua rumah di Desa Bendo, Kecamatan Sluke. Kemudian, empat rumah di Desa Landoh, Kecamatan Sulang, serta empat rumah di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang.

PT Djarum mengalokasikan biaya sekitar Rp70 juta hingga Rp85 juta untuk setiap rumah. Besaran anggaran menyesuaikan kondisi bangunan dan tingkat kerusakannya.

Bupati Rembang H. Harno mengapresiasi keterlibatan PT Djarum dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan warga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Djarum atas wujud nyata kepedulian dan gotong royong dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Rembang,” kata Harno.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.

Harno juga menyebut hubungan kerja sama Pemkab Rembang dengan PT Djarum telah berlangsung cukup lama. Selain melalui program sosial, keberadaan pabrik perusahaan di Rembang turut berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengurangan angka pengangguran.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan rumah layak huni menjadi salah satu kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup keluarga.

Karena itu, program RSLH tidak hanya berorientasi pada perbaikan tampilan bangunan. PT Djarum juga memperhatikan kekuatan struktur, tata ruang, pencahayaan, sanitasi, ketersediaan air bersih, hingga fasilitas toilet.

“Rumah yang layak bukan hanya soal berdirinya sebuah bangunan, tetapi bagaimana rumah tersebut mampu menghadirkan rasa aman, nyaman dan sehat bagi penghuninya,” ujar Budiharto.

Ia berharap perbaikan tempat tinggal dapat membantu keluarga penerima manfaat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Orang tua bisa bekerja dengan tenang, sementara anak-anak memiliki lingkungan yang lebih nyaman untuk belajar.

BACA JUGA: 70 Warga di Blora Terima RSLH dari Pemprov Jateng dan PT Djarum 

Budiharto menambahkan, pelaksanaan program melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. PT Djarum memberikan dukungan pembiayaan selama proses pembangunan sehingga penerima manfaat tidak perlu menanggung biaya renovasi maupun pembangunan ulang.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak juga memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

“Kami percaya membangun kesejahteraan masyarakat membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Program RSLH telah berjalan sejak 2022. Hingga akhir 2025, PT Djarum mencatat telah menyelesaikan renovasi 626 rumah di sejumlah daerah di Jawa Tengah, antara lain Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Sepanjang 2026, program tersebut telah menjangkau 352 rumah di berbagai wilayah Jawa Tengah. Selain 16 rumah di Rembang, perusahaan menyebut 292 rumah di Kudus telah selesai direnovasi dan ditempati penerima manfaat.

Bantuan juga menjangkau 10 keluarga di Brebes, 12 rumah di Salatiga, 10 rumah di Wonogiri, serta 12 rumah di Pati. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp