Jateng

Puluhan Jemaah Haji Embarkasi Solo Batal Berangkat ke Tanah Suci, Mayoritas Lansia dan Sakit Bawaan

×

Puluhan Jemaah Haji Embarkasi Solo Batal Berangkat ke Tanah Suci, Mayoritas Lansia dan Sakit Bawaan

Sebarkan artikel ini
Jemaah Haji Embarkasi Solo Jateng
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Fitriyanto, saat dijumpai di Kota Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Puluhan calon jemaah haji asal Embarkasi Solo terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Total terdapat 38 calon jemaah yang batal berangkat karena kondisi kesehatan mereka tidak memenuhi syarat untuk menjalani penerbangan jarak jauh maupun rangkaian ibadah haji.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, mengatakan mayoritas calon jemaah yang tertunda keberangkatannya merupakan kelompok lanjut usia (lansia).

“Iya batal berangkat karena sakit, tidak istithoah (sehat),” ujar Fitriyanto saat ԁihubungi, Minggu, 10 Mei 2026 sore.

Fitriyanto menuturkan, pemeriksaan kesehatan jemaah haji berlangsung secara berlapis sejak dari kabupaten/kota hingga menjelang keberangkatan di embarkasi.

BACA JUGA: Gagal Ginjal hingga Patah Kaki, 6 Jemaah Haji Asal Semarang Gagal Berangkat Ke Tanah Suci

Kendati begitu, kata dia, kondisi calon jemaah bisa berubah sewaktu-waktu, terutama pada jemaah dengan usia lanjut dan riwayat penyakit tertentu.

Ia menyebut sebagian besar jemaah yang batal berangkat berusia lebih dari 65 tahun. Selain faktor usia, sejumlah calon jemaah juga memiliki penyakit bawaan yang cukup berat sehingga ԁinilai tidak layak terbang.

Beberapa penyakit yang paling banyak ԁitemukan antara lain gangguan jantung, penyakit paru-paru, hingga pasien yang masih rutin menjalani cuci darah.

“Rata-rata lansia, di atas 65 tahun, karena mereka tidak layak terbang, ada yang sakit jantung, ada yang sakit paru, ada yang cuci darah, dan sebagainya,” imbuh Fitriyanto.

Pihaknya menjelaskan, puluhan jemaah tersebut berasal dari gabungan beberapa kelompok terbang (kloter) di Jawa Tengah. Ada calon jemaah asal Tegal, Jepara, dan sejumlah daerah lain yang masuk dalam daftar penundaan keberangkatan.

Suami Sakit, Istri Jemaah Haji Embarkasi Solo Ikut Tunda Berangkat Haji

Lebih jauh, Fitriyanto menuturkan tak seluruh pembatalan terjadi karena kondisi kesehataan jemaah sevata pribadi.

Dalam beberapa kasus, Fitriyanto mengungkap ada jemaah yang memilih ikut menunda keberangkatan lantaran tak tega berangkat sendirian saat suami atau istrinya sakit.