Jateng

Ragu Investor Mau Ambil Alih Sritex, KSPI Jateng Soroti Dugaan Uang Koperasi Karyawan yang Belum Jelas

×

Ragu Investor Mau Ambil Alih Sritex, KSPI Jateng Soroti Dugaan Uang Koperasi Karyawan yang Belum Jelas

Sebarkan artikel ini
KSPI Jawa Tengah | Partai Putusan
Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah, Aulia Hakim, saat ditemui di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 6 Juni 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Belum lama ini, Tim Kurator mengabarkan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) akan kedatangan investor untuk menyewa alat perusahaan teksil raksasa tersebut.

Namun, investor tersebut masih belum pasti hingga saat ini. Terbaru, ada tiga investor yang sudah bersurat kepada Tim Kurator.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah, Aulia Hakim, angkat bicara.

Ia membeberkan alasan mengapa banyak serikat buruh yang tak mau banyak bicara soal isu investor yang akan mengambil alih PT Sritex. Sebab, kata dia, kasus Sritex memiliki banyak kepentingan.

“Mengapa sampai saat ini kami bisa baru bisa mengambil sikap? Karena kalau dari sudut pandang kami, ini memang banyak-banyak kepentingan,” ungkap Aulia, Senin, 10 Maret 2025.

BACA JUGA: KSPI Jateng Anggap Pailitnya PT Sritex Kesalahan Kemnaker: Gagal Selamatkan, Permalukan Prabowo

Menurut klaimnya, ia memeroleh informasi dari salah satu pegawai Sritex terkait uang koperasi karyawan yang Direktur Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, bawa lari.

“Yang terakhir kami dapatkan informasi, justru uang koperasi karyawan Sritex ini terpakai oleh Bapak Iwan Lukminto, Rp7 miliar. Akhirnya karyawan waktu mau ambil SHU-nya pun sulit menemui pengurus koperasi,” klaimnya.

Aulia menduga, pailitnya PT Sritex ini karena kesengajaan.

“Ini memang ada dugaan bahwa sengaja Sritex dia [Iwan] pailitkan agar dia mendapatkan keuntungan lagi dengan mempertahankan. Dia kan punya 19 anak perusahaan, yang ia korbankan empat. Jadi dia masih punya 15 perusahaan lagi,” ucap Aulia.

Ia berharap, kasus PT Sritex tak berdampak sosial, utamanya pada 10 ribu lebih karyawannya.

“Kami juga punya kepentingan di Pemerintah Jawa Tengah gitu loh, agar Jawa Tengah ini tidak ada dampak sosial seperti peningkatan pengangguran dan kenaikan angka kemiskinan,” tegas Aulia.

BACA JUGA: Sekda Jateng Respons Kabar Sritex Operasi Dua Minggu Lagi: Semua Harus Kembali Lagi

Lebih lanjut, kata Aulia, KSPI yang berbasis di Pantura siap menampung beberapa karyawan Sritex ter-PHK.