Jateng

Raih Mandaya Award 2026, Jawa Tengah Sabet Predikat Provinsi Terbaik Pengentasan Kemiskinan

×

Raih Mandaya Award 2026, Jawa Tengah Sabet Predikat Provinsi Terbaik Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Penurunan Kemiskinan Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam malam puncak penganugerahan di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

Tak hanya tingkat provinsi, sejumlah daerah di Jateng turut memborong penghargaan dalam ajang yang sama. Kabupaten Kebumen, Pemalang, dan Wonosobo ԁinobatkan sebagai Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan. Adapun Kabupaten Pekalongan ԁiganjar penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten Berkomitmen Tinggi.

“Ini adalah bukti nyata bahwa output dari kegiatan pembangunan adalah terciptanya masyarakat yang berdaya dan sejahtera,” imbuh Luthfi.

BACA JUGA: Gus Yasin Dorong Pemutakhiran Data Warga Miskin, Tunjang Program Percepatan Penanganan Kemiskinan

Tiga Strategi Utama Pengentasan Kemiskinan

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Penurunan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, membeberkan tiga strategi utama yang menjadi motor penggerak keberhasilan tersebut.

Pertama, intervensi tepat sasaran berupa pemberian bantuan langsung bagi kelompok rentan. Kedua, penanganan kantong-kantong kemiskinan melalui program “1 OPD 1 Desa Dampingan” yang telah berjalan efektif lebih dari lima tahun. Ketiga, pemberdayaan masyarakat secara masif melalui sinergi dengan instansi vertikal dan swasta.

“Pemberdayaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan kerja hingga pemberian akses permodalan dari pemerintah, CSR, hingga Baznas,” jelas Syamsudin.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Mandaya Award merupakan simbol transformasi pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Fokus kebijakan kini bergeser dari sekadar bantuan sosial menuju kemandirian masyarakat, termasuk penyediaan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak prasejahtera lewat program “Sekolah Rakyat”.

Muhaimin mengapresiasi sinergi lintas sektor di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah, yang sukses melibatkan akademisi, pemda, hingga dunia usaha.

“Kita ingin mendorong transformasi besar. Melalui pemberdayaan masyarakat, kita ingin Indonesia menjadi bangsa yang kuat dan mandiri,” pungkasnya. (adv)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp