Gaya Hidup

Ramai Dibahas Netizen! Berikut Terowongan KA Nonaktif di Pangandaran yang Jadi Latar Film Siksa Kubur

×

Ramai Dibahas Netizen! Berikut Terowongan KA Nonaktif di Pangandaran yang Jadi Latar Film Siksa Kubur

Sebarkan artikel ini
Terowongan Siksa Kubur
Ilustrasi terowongan di film Siksa Kubur. (Foto: Dok. Rapi Film)

SEMARANG, beritajateng.tv – Film Siksa Kubur beberapa terakhir ini berhasil mengundang banyak perhatian. Terlebih lagi banyak adegan yang cukup menegangkan membuat penontonnya semakin merinding ketakutan.

Salah satunya yaitu adegan di dalam terowongan yang ternyata merupakan salah satu terowongan KA nonaktif di Pangandaran loh. Lokasi terowongan tersebut yaitu berada di Jawa Barat.

Penasaran bagaimana informasi lebih lanjut mengenai terowongan tersebut? baca artikel ini sampai tuntas ya dan siap-siap kamu bakal merinding ketakutan.

Terowongan KA di Film Siksa Kubur

Perlu kamu ketahui bahwa di Pangandaran terdapat 3 terowongan KA nonaktif loh. Dan salah satunya kini menjadi latar film Siksa Kubur yang kini telah tayang di bioskop.

Terowongan tersebut yaitu terdiri dari Terowongan Wilhelmina dengan panjang 1.12 km. Terowongan yang satu ini pernah menjadi terowongan aktif terpanjang yang ada di Indonesia.

Nama terowongan tersebut terinspirasi dari nama ratu Belanda yaitu Wilhelmina Helena Puline Maria. Lokasinya terletak di jalur KA Banjar-Cijulang tepatnya di Kecamatan Kalipucang Pangandaran.

BACA JUGA: Merinding! Begini Review Film Horor Siksa Kubur yang Bikin Penontonnya Auto Pada Tobat

Terowongan tersebut dibangun menembus pegunungan dan memecah batuan andesit hanya dengan menggunakan bor tangan. Meskipun mendapat banyak kesulitan, Staatsspoorwagen terus melanjutkan pembangunan jalur ini karena sangat bermanfaat.

Berikutnya yaitu terowongan Hendrik dengan panjang 105 meter yang sekarang telah menjadi akses jalur alternatif. Namanya terinspirasi dari suami Ratu Wilhelmina Heinrich Wladimir Albrecht Erns of Mecklenburg-Schwerin merupakan pangeran Belanda pada tahun 1901-1934.

Terakhir yaitu ada terowongan Juliana yang kini menjadi latar film Siksa Kubur. Pembangunan terowongan tersebut dibentuk membelok pada bagian tengahnya sehingga kita tidak bisa melihat bagian ujungnya.

Karena itulah, masyarakat lokal sering menyebutkan terowongan tersebut sebagai terowongan bengkok. Nama terowongan tersebut terinspirasi dari nama ratu Belanda Juliana Louise Marie Wihelmina Van Oranje-Nassau, Ia merupakan penerus Ratu Wihelmina.