Dalam beberapa hari terakhir, penjualan atribut kemerdekaan terus mengalami peningkatan. Meski begitu, Hajat mengaku tren penjualan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.
Pada tahun 2022 lalu, lanjut Hajat, jualannya laris manis jauh sebelum bulan Agustus. Sedangkan tahun ini, penjualan tergolong masih sepi.
“Ini masih sepi, mungkin nanti semakin mendekati 17 Agustus baru ramai. Beda sama tahun kemarin,” ungkap Hajat.
BACA JUGA: Keseruan Lomba Agustusan Polres Blora dengan Wartawan
Hal senada juga terungkap oleh Aji, salah satu penjual atribut merah putih di depan Puskesmas Srondol. Menurutnya, masyarakat baru ramai membeli atribut merah putih saat mendekati momen 17 Agustus.
“Biasanya orang-orang mulai ramai beli awal bulan Agustus,” ujarnya.
Aji sendiri sudah lima tahun berjualan atribut kemerdekaan di depan Puskesmas. Ia yang hanya berjualan ketika menjelang HUT 17 Agustusan saja mengaku bisa meraup keuntungan hingga Rp10 juta dari berjualan atribut merah putih. Menarik, bukan? (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





