Puncaknya akan berlangsung pada 15 Mei, bertepatan dengan hari berdirinya KNTI di Manado, tahun 2009. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari Rembuk Nelayan se-Jawa Tengah, lomba masak olahan ikan, pameran produk perempuan pesisir, hingga gerai layanan untuk nelayan.
“HUT ke-16 ini dirayakan serentak di berbagai basis KNTI dari Sabang sampai Papua. Ini menjadi momen konsolidasi sekaligus perayaan atas semangat gotong royong nelayan tradisional di seluruh Indonesia,” pungkas Furqon.
BACA JUGA: Banjir Rob Jateng, KNTI Soroti Program Mitigasi Perubahan Iklim Tak Jadi Prioritas Pemprov
Dengan jangkauan organisasi di 70 kabupaten seluruh Indonesia, HUT KNTI ke-16 menjadi simbol kebangkitan dan solidaritas nelayan tradisional dalam menjaga laut, sungai, dan kehidupan pesisir yang berkelanjutan. (*)
Editor: Farah Nazila





