YOGYAKARTA, beritajateng.tv – Swiss-belboutique Yogyakarta turut merayakan “World Food Day” pada 16 Oktober 2023 lalu. Mengusung konsep Food Hunting Contest, Swiss-belboutique Yogyakarta mengajak awak media dan komunitas fotografi serta videografi untuk turut meramaikan acara ini.
Pada kesempatan ini, selain merayakan “World Food Day”, Swiss-belboutique Yogyakarta juga meluncurkan promo Food & Beverage triwulan di akhir tahun 2023.
Tim Food & Beverage dari hotel bahkan telah menyiapkan makanan dan minuman yang akan diluncurkan untuk kemudian diambil foto atau videonya oleh awak media dan komunitas. Adapun menu makanan dan minuman antaranya adalah Sweet Choco Cake, Corn Rib, Grand Berry, Ginger Colada, Lumpia Kulit Tahu, Belagio, Appletini Mocktail, Oktobeerfest dan White Citrus Christmas.
BACA JUGA:Sajian Menu Istimewa Khas Nusantara Hadir di Artotel Hotel
Sankar Adityas selaku Public Relations Manager di Swiss-Belboutique Yogyakarta mengatakan, kegiatan ini berfungsi sebagai kampanye sekaligus ajang untuk menumbuhkan kesadaran publik atas kepedulian kepada makanan. Dengan mengajak awak media dan komunitas fotografi dan videografi, Sankar berharap akan muncul konten foto dan video dari materi makanan dan minuman yang telah disiapkan oleh pihaknya.
“Kampanye ini ada sebagai kesadaran kepada public bahwa ada satu hari perayaan untuk makanan. Pada momen yang bagus ini tim F&B Department Hotel akan memamerkan berbagai jenis makanan & minuman signature kreasinya,” ungkap Sankar Adityas pada keterangan tertulis yang beritajateng.tv terima.
Tema sumber daya alam
Adapun World Food Day atau Hari Pangan Sedunia 2023 tahun ini mengangkat tema yakni “Water is life, water is food. Leave no one behind.”
Menurut Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) dalam situsnya, air merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan di bumi. Air mengisi sebagian besar permukaan bumi, air membentuk lebih dari 50 persen tubuh manusia. Selain itu, air menghasilkan makanan yang mendukung penghidupan.
BACA JUGA: Lagi Berlibur ke Bandungan? Ini Rekomendasi 5 Hotel dan Resort Dekat Taman Bunga Celosia
Namun sumber daya yang berharga ini bukannya tidak terbatas sehingga manusia harus berhenti menganggap remeh sumber daya tersebut.
“Apa yang kita makan dan bagaimana makanan itu terproduksi semuanya mempengaruhi air. Bersama-sama, kita dapat mengambil tindakan air untuk pangan dan menjadi perubahan,” tulis FAO dalam situsnya.





