SEMARANG, beritajateng.tv – Museum Ranggawarsita secara rutin melakukan rotasi koleksi yang ada di ruang pameran. Menurut Nurodho, Petugas Konservasi Museum Ranggawarsita, pihaknya hanya dapat memamerkan sebanyak sekitar 40.000 koleksi.
Keempat puluh ribu koleksi tersebut terbagi ke dalam delapan ruang gedung yang masing-masing memiliki luas 400 meter persegi. Meski begitu, masih banyak koleksi Museum Ranggawarsita yang belum terpajang di ruang pameran.
Menurut Nurodho, ruang pameran yang sempit merupakan salah satu kendala utama pihaknya dalam memajang koleksi. Akhirnya, mereka memamerkan koleksi secara bergantian.
“Tujuannya untuk meningkatkan tingkat publikasi koleksi yang belum sempat ter-publish. Kemudian juga sebagai regenerasi baru koleksi kami, bahwa koleksi kami itu banyak tapi memang kita tidak bisa display semuanya,” katanya saat beritajateng.tv temui, Selasa, 24 Oktober 2023.
BACA JUGA: Cegah Kerusakan Benda Purbakala, Begini Cara Museum Ranggawarsita Bersihkan Koleksi Secara Berkala
Lebih lanjut, Nurodho menyebut pihak museum secara rutin melakukan rotasi dengan durasi sekali setiap tahunnya. Hanya saja, rotasi itu dilakukan pada jenis koleksi yang berbeda-beda.
Tahun 2022 lalu misalnya, giliran rotasi dilaksanakan pada koleksi keramik. Sehingga pada tahun 2023 ini, pihak museum akan melakukan rotasi pada koleksi keris. Menurut Nurodho, Museum Ranggawarsita sendiri memiliki ratusan keris sebagai koleksi. Sementara, ruang pameran hanya dapat menampung sebanyak 50 keris saja.
“Untuk rotasi keris, awalnya kami sudah melakukan deskripsi tentang koleksi yang akan kami display di sana, yaitu tentang layak tidaknya koleksi untuk di-display, juga informasi yang akan kita berikan tentang koleksi keris itu,” jelasnya.
BACA JUGA: Pameran Kolaborasi 33 Museum Tarik Minat 5.000 Pengunjung
Rotasi dan restorasi untuk jaga koleksi Museum Ranggawarsita
Selain rotasi koleksi, Nurodho juga mengatakan bahwa proses restorasi di Museum Ranggawarsita juga terlaksana secara berkala. Tujuannya untuk memaksimalkan sekaligus menjaga koleksi benda bersejarah yang ada di sana.
Rencananya, kata Nurodho, koleksi meriam yang ada di bagian depan museum akan pihaknya pindah ke samping pendopo utama.
BACA JUGA: Pengen Healing? Ini 10 Destinasi Wisata Semarang yang Harus Kamu Kunjungi
“Dalam waktu yang tidak lama kami juga akan melakukan penataan kembali koleksi meriam, jadi koleksi meriam yang ada di pagar itu akan kami pindah ke samping pendopo,” katanya.
Sebagai informasi, koleksi meriam yang berada di bagian depan Museum Ranggawarsita merupakan peninggalan VOC pada tahun 1787. Proses restorasi pihak museum lakukan guna menjaga keutuhan serta menghindari kerusakan pada benda bersejarah tersebut. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





