Peristiwa

Rungkad, Ini Nasib Kepala Sekolah yang Pecat Guru Honorer di Bogor 

×

Rungkad, Ini Nasib Kepala Sekolah yang Pecat Guru Honorer di Bogor 

Sebarkan artikel ini
wali kota Bogor
Wali Kota Bogor memberhentikan kepala sekolah yang memecat guru honorer Reza. (Foto: Instagram/terangmedia)

BOGOR, berirajateng.tv – Sosok Kepala Sekolah SDN Cibeureum 1 Kota Bogor kini menjadi incaran publik di tengah viralnya kasus pemecatan guru honorer. Pasalnya, sang kepsek Nopi Yeni itu dipecat setelah memberhentikan sang guru itu.

Adapun sosok yang memecat sang kepala sekolah itu adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Sanksi tegas pun kabarnya juga akan menyusul. Lebih lanjut, sang Wali Kota Bogor tersebut membeberkan kasus yang menjerat nama kepala sekolah itu.

Kabarnya, ia terbukti melakukan pungutan liar (pungli) atau gratifikasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah SD tersebut. Kasus gratifikasi ini juga merupakan hasil dari pemeriksaan Inspektorat. Karena hal itu lah Wakil Kota Bogor itu pecat dari jabatannya.

“Kepala sekolah sendiri sudah inspektorat periksa dan terbukti telah melakukan gratifikasi. Jadi, ia mendapat sanksi untuk bergeser, sebagai kepala sekolah dan nanti akan sanksinya seperti apa akan menyusul,” kata Bima Arya di SDN Cibeureum 1 Bogor, seperti yang beritajateng.tv lansir pada Kamis (14/09/2023).

BACA JUGA:Guru Honorer Dipecat Karena Lapor Pungli, Wali Kota Bogor Turun Tangan

Adapun sebuah unggahan dari akun Instagram milik terangmedia yang menunjukkan siswa SD bersorak. Mereka pun juga tampak membawa kertas dengan tulisan meminta sang guru bernama Reza itu kembali mengajar.

Bima Arya Beri Pesan Soal Pemimpin

Aksi unjuk rasa itu juga langsung menjadi objek perhatian publik di jagat maya. Kedatangan Bima Arya ke sekolah SD yang viral tersebut tampaknya juga ikut ramai netizen kawal. Bima Arya yang datang ke sekolah tersebut juga berinteraksi dengan wali murid yang tidak terima guru baik itu keluar dari sekolah.

Menurutnya, sosok pemimpin sekolah yang baik harus bisa menyami dan menjadikan jabatannya.

“Kepala sekolah itu harus mengayomi. Sang pemimpin sekolah itu harus betul-betul menjadikannya pengabdian, harus bersama-sama guru, fokus kepada pendidikan,” ujarnya.

Usai Wali Kota Bogor mengumumkan kembalinya Reza, guru-guru tampak senang dan memeluk sang guru honorer tersebut.

BACA JUGA:Laporkan Pungli, Guru Honorer di Bogor Dipecat

Pemecatan itu orang sebut janggal lantaran tidak lama sebelum pemecatan, Reza baru saja  Inspektorat Kota Bogor mintai keterangan terkait adanya laporan indikasi atau dugaan pungli PPDB yang sang pemimpin sekolah SD itu lakukan.

Sebagaimana kita ketahui, guru honorer tersebut kena pecat secara sepihak oleh kepala sekolah karena menurutnya, Reza tidak berintegrasi dan tidak loyal.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp