SEMARANG, beritajateng.tv – Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kota Semarang menegaskan siap menyegel toko modern atau minimarket yang nekat beroperasi tanpa perizinan lengkap.
“Jika sampai batas waktu telah ditentukan belum lengkap perizinan. Kita akan melangkah untuk menyegel,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto SH MM saat beritajateng.tv hubungi, Sabtu 25 Maret 2023.
Hal ini menanggapi adanya laporan dari Dinas Perdagangan Kota Semarang. Yaitu bahwa terdapat sebanyak 350 lebih toko modern di Ibu kota Jateng belum berizin lengkap.
Fajar menyatakan Dinas Perdagangan Kota Semarang pada 8 Maret 2023 telah memberi surat kepada para manajemen toko modern. Surat berisi kewajiban untuk segera melengkapi perizinan.
BACA JUGA: Viral Foto Dugaan Perselingkuhan Perempuan Anggota, Satpol PP Tegal Lakukan Penyelidikan
Dia menyebut ada enam perusahaan pendiri toko modern yang belum berizin lengkap. Namun ia belum membeberkan nama-nama toko modern.
Perizinan yang mereka maksud yakni persetujuan bangunan gedung (PBG) yang berupa keterangan rencana kota (KRK) dan surat pernyataan pengelolaan lingkungan (SPPL).
Fajar menegaskan jika sampai tanggal 14 April 2023 belum lengkap perizinan, DPMPTSP Kota Semarang dan Satpol PP Kota Semarang bakal menyegel.
“Kita tidak akan pandang bulu menyegel. Karena kalau tidak berizin lengkap, maka merugikan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang,” bebernya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





