SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat edukasi karakter dan pola hidup sehat bagi pelajar melalui program Satpol PP Goes to School.
Kegiatan sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) kali ini berlangsung di SMP Negeri 11 Semarang, Kamis, 7 Mei 2026.
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
“Kami ingin anak-anak Kota Semarang tumbuh menjadi generasi yang sehat dan siap menghadapi masa depan. Karena itu, edukasi seperti ini penting kita lakukan sejak dini,” ujar Iswar di hadapan para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Iswar menegaskan kehadiran Satpol PP bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pembimbing masyarakat, khususnya generasi muda.
BACA JUGA: Pilus Evaluasi Banjir di Event SNC, Minta Perbaikan Drainase Segera Dilakukan
Ia mengajak para pelajar untuk berani menjauhi kebiasaan merokok dan fokus mengejar cita-cita demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Jangan ikut-ikutan merokok hanya karena lingkungan. Kalian harus berani tampil berbeda dan fokus meraih masa depan,” katanya.
Iswar juga memotivasi siswa agar memiliki mimpi besar dan terus semangat belajar.
“Saya berharap dari SMP Negeri 11 ini nantinya lahir pemimpin-pemimpin masa depan, bahkan mungkin ada yang menjadi menteri,” tambahnya.
Program Satpol PP Goes to School sekaligus menjadi implementasi Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Dalam aturan tersebut, lingkungan sekolah wajib menjadi area bebas asap rokok demi menjaga kesehatan peserta didik.
Kepala Satpol PP Kota Semarang menyebut kegiatan sosialisasi akan terus dperluas ke sekolah-sekolah lain. Agar kesadaran tentang pentingnya hidup sehat semakin meningkat di kalangan pelajar.
“Kami ingin membangun pemahaman bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman untuk belajar,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan edukasi langsung kepada siswa. Selain jajaran Satpol PP, kegiatan juga dhadiri unsur Forkopimcam Gajahmungkur, kecamatan, dan kelurahan sebagai bentuk sinergi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Semarang.
Salah satu siswa SMP Negeri 11 Semarang, Dimas Pratama, mengaku senang mendapat edukasi langsung terkait bahaya rokok.
“Jadi lebih paham dampaknya untuk kesehatan. Kami juga diingatkan supaya fokus belajar dan menjaga masa depan,” katanya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





