Gaya Hidup

Sedang Tayang di Bioskop! Begini Review Film Perayaan Mati Rasa

×

Sedang Tayang di Bioskop! Begini Review Film Perayaan Mati Rasa

Sebarkan artikel ini
film Perayaan Mati Rasa
film Perayaan Mati Rasa. (foto: instagram/@perayaanmatirasa.film)

SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah menanti cukup lama, akhirnya film berjudul Perayaan Mati Rasa kini tayang di bioskop 2025.

Film yang satu ini bertemakan tentang keluarga yang mana terdapat konflik antara dua saudara kakak beradik yang berbeda nasib. Nuansa emosional yang begitu kuat kini hadir dalam film tersebut.

Apa kamu sudah menyaksikannya di bioskop? jika belum, bisa simak informasi seputar reviewnya berikut ini.

Review Film Perayaan Mati Rasa

Akting para pemain yang begitu solid menjadkan film ini memiliki emosi yang begitu kuat. Salah satunya seperti peran anak pertama (Iqbaal Ramadhan) yang terjebak dalam sebuah pergulatan emosi.

Namun dalam cerita film ini yang menjadi poros utama kini Dwi Sasono dan Unique Priscilla. Mereka berdua beradu akting dengan sangat baik membuat penonton bakal larut dalam sebuah konflik yang sangat panjang.

BACA JUGA: Selain Perayaan Mati Rasa, Berikut Daftar Film Lainnya yang Diperankan oleh Iqbaal Ramadhan

Dwi Sasono sendiri dalam film ini bermain peran sebagai sosok ayah yang berusaha untuk memperbaiki bagaimana hubungan keluarganya yang kini tengah retak.

Adapun keunggulan lainnya dalam film tersebut yakni terlihat pada musik yang menciptakan pengalaman sinematik sangat dalam. Kumpulan lagu yang hadir terkesan begitu hidup bahkan di luar layar sekalipun.

Tak hanya itu, sinematografi yang hadir juga berhasil menangkap bagaimana atmosfer yang suram namun tetap indah. penggunaan cahaya yang redup tetapi menghadirkan berbagai warna yang begitu hangat kini memperkuat tema dalam film tersebut.

BACA JUGA: Film Perayaan Mati Rasa: Sinopsis, Daftar Pemain dan Jadwal Tayang

Meski kisah dalam film ini berfokus pada sebuah konflik antara kakak beradik. Namun secara tidak langsung mengajak para penontonnya untuk memahami bagaimana sudut pandang psikologis.

Sepanjang kisah, penonton akan merasakan betapa sulitnya menerima kenyataan bahwa orang terdekat kita kini sudah pergi.