SEMARANG, beritajateng.tv – Peringatan Sumpah Pemuda di Kota Semarang dilaksanakan dengan hal positif yakni bersih-bersih sungai, pedestrian dan pengecatan ulang Kampung Pelangi Semarang.
Kegiatan bertajuk Sumpah Pemuda, Pemuda Bersatu Kampung Pelangi Bersinar Kembali ini berlangsung pada Jumat pagi, 24 Oktober 2025.
Berbagai elemen masyarakat ikut terlibat, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan dan Permukiman, dan BBWS Pemali Juana.
Tak hanya itu, aksi bersih-bersih dan pengecatan ini juga menggandeng muda-mudi yang tergabung dalam KNPI Kota Semarang.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa aksi ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.
“Kami berinisiatif menggerakkan para pemuda bersama unsur pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan serta mengecat kembali Kampung Pelangi yang dulu sempat viral,” ujarnya.
BACA JUGA: Kampoeng Pelangi Semarang Pernah Elok dan Viral di Masanya, Kini ‘Mati Suri’
Menurut Suwarto, kegiatan ini juga harapannya mampu menghidupkan kembali Kampung Pelangi sebagai destinasi wisata unggulan yang berdekatan dengan ikon wisata Lawang Sewu.
“Harapannya, Kampung Pelangi bisa kembali ramai seperti dulu sebelum pandemi. Kalau kawasan ini hidup lagi, masyarakat bisa mendapat manfaat ekonomi, mulai dari berjualan, membuat kerajinan, hingga menjadi pemandu wisata. Pemerintah tentu siap memberikan dukungan agar lingkungan tetap bersih dan menarik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, warga, dan pelaku usaha.
“Perkim dan DPU bersama BBWS, warga, serta pedagang turun langsung menata lingkungan. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya sekali, tapi berkelanjutan. Apalagi Kampung Pelangi dulu sempat jadi contoh bagi banyak kota lain,” jelasnya.
Pipie, sapaan akrabnya, juga menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih sungai menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian banjir di Kota Semarang.
“Perkim fokus di lingkungannya dengan pengecatan Kampung Pelangi, sedangkan DPU di wilayah perkotaan dengan pembersihan sungai. Semua ini penting untuk menjaga aliran air dari hulu ke hilir tetap lancar,” imbuhnya.
Keterlibatan Muda-mudi Semarang
Wakil Ketua I KNPI Kota Semarang, Arif Rahman mewakili Ketua KNPI, Yohana Citra Mahardhika menyambut baik keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial tersebut.
“Pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya penggagas ide, tapi juga pelaku aksi nyata di lapangan. Sekitar 20 anggota KNPI ikut turun langsung membersihkan dan mempercantik Kampung Pelangi,” katanya.
Arif berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kembali semangat kepemudaan. Sekaligus menjadikan Kampung Pelangi sebagai destinasi wisata yang hidup dan ramai masyarakat kunjungi.
“Gerakan ini kami jadikan momentum agar Kampung Pelangi kembali bersinar dan menjadi ruang positif bagi masyarakat dan anak muda Semarang,” tutupnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





