SEMARANG, beritajateng.tv – Pembuatan patung dada atau patung setengah badan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo yang terpasang di kompleks pemakaman keluarga besar sang pahlawan nasional ini membutuhkan waktu hingga dua bulan.
Patung berbahan logam perunggu seberat 90 kilogram lebih itu merupakan dedikasi seniman patung Ambarawa, Nugroho Adi, atas amanat almarhum Menteri Dalam Negeri sekaligus politisi PDIP, Tjahjo Kumolo.
Nugroho Adi menyampaikan ihwal ini di kompleks pemakaman umum Watu Ceper, lingkungan Tanjungsari, Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa, 4 Maret 2025.
Ia mengungkapkan, patung dada dr. Tjipto Mangoenkoesoemo ini ia kerjakan sejak Januari 2025 lalu.
“Setelah proses pengerjaan selesai, berlanjut kirab dan pemasangan hari ini, di kompleks makam keluarga dr. Tjipto Mangoenkoesoemo,” jelas Nugroho.
Ia pun menyampaikan, patung tersebut merupakan amanat dari almarhum Tjahjo Kumolo yang saat itu menginginkan agar didedikasikan untuk makam sang pahlawan nasional ini.
“Apalagi dr. Tjipto Mangoenkoesoemo merupakan salah satu tokoh pergerakan nasional untuk membebaskan bangsa Indonesia dari kekuasaan kolonial,” jelasnya.
Alasan pembuatan patung dr. Tjipto Mangoenkoesoemo
Nugroho Adi pun menjelaskan mengapa memilih membuat patung dada atau patung setengah badan tersebut.
Menurutnya, pembuatan dan pemasangan patung dada ini bisa menjadi bentuk penghormatan di tempat-tempat tertentu. Khususnya, tempat yang monumental.
“Kebetulan di sini di kompleks makam keluarga besar dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, di pemakaman umum Watu Ceper, Tanjungsari ini,” katanya.
Pembuatan serta pemasangan patung ini, lanjutnya, merupakan bagian dari rangkaian kirab budaya “Mawarna Ctranira Ambarawa” atas inisiasi Sanggar Hanoman Art.
Selain pemasangan patung dada dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, pada 4 Maret 2025 yang bertepatan dengan hari lahir sang pahlawan nasional ini juga akan ada pemasangan patung proklamator Soekarno-Hatta.
Patung setinggi 4 meter tersebut akan dipasang di taman U-turn depan Nasmoco Karangjati, di Jalan Sokarno-Hatta, Kecamatan Bergas, Ambarawa.
“Rencananya, pemasangannya pada 26 Juni 2025,” imbuhnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





