Viral

Siapa @aarummanis, Sosok Pengungkap Kelakuan Bejat Mohan Hazian Lecehkan Model-modelnya

×

Siapa @aarummanis, Sosok Pengungkap Kelakuan Bejat Mohan Hazian Lecehkan Model-modelnya

Sebarkan artikel ini
mohan hazian pelecehan seksual
Foto kolase: Mohan Hazian dan pernyaaan resminya soal tuduhan pelecehan seksual yang menghebohkan publik. (Instagram/@mohanhazian)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jagat media sosial X ramai membahas pengakuan sejumlah model terkait perilaku pemilik merek streetwear Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Sorotan publik semakin tajam setelah korban lain ikut bersuara.

Akun @aarummanis, yang juga dikenal sebagai Saa, menjadi sosok pertama yang mengungkap dugaan tindakan tidak pantas itu.

Melalui unggahan di X, ia menceritakan pengalaman kurang menyenangkan seusai sesi pemotretan pada Mei 2025. Pengakuan pelecehan seksual tersebut langsung memicu gelombang respons dari warganet.

Setelah cerita itu mencuat, model lain turut menyampaikan pengalaman serupa. Ia mengaku mengalami pelecehan saat bekerja sama dengan brand milik Mohan sekitar 2023. Fakta yang lebih mengejutkan, model tersebut masih berusia 17 tahun saat kejadian berlangsung.

Sorotan terhadap kasus Mohan Hazian semakin meluas ketika seorang model asal Malaysia membagikan tangkapan layar percakapan pribadi.

Dalam percakapan itu, Mohan mengajak sang model untuk minum saat kunjungan kerja. Ajakan tersebut kemudian berlanjut pada tawaran membuka kamar lain untuk beristirahat.

Ungkapan “Should we open another room for rest?” memicu kemarahan sang model. Ia merasa ajakan tersebut melampaui batas profesional. Publik pun bereaksi keras setelah membaca isi percakapan tersebut.

Keberanian @aarummanis mengungkap dugaan tersebut menuai dukungan luas. Banyak pengguna media sosial memuji langkahnya karena berani berbicara. Dukungan itu juga memberi ruang aman bagi korban lain untuk menyampaikan pengalaman mereka.

Perkembangan Kasus Mohan Hazian

Seiring tekanan publik yang meningkat, Mohan akhirnya menyampaikan klarifikasi. Melalui akun Instagram pribadinya pada 11 Februari 2026, ia mengakui perbuatannya. Dalam pernyataan tertulis, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Mohan menyebut tindakannya sebagai kesalahan yang tidak dapat dibenarkan. Ia juga mengakui telah melanggar batas profesional dan ranah pribadi. Pengakuan tersebut semakin menguatkan sorotan terhadap Kasus Mohan Hazian.

Selain meminta maaf karena perlakuan melecehkan tersebut, ia menyatakan mundur dari seluruh jabatan profesional. Keputusan itu ia ambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap para talent dan timnya. Ia menegaskan tidak lagi terlibat dalam aktivitas publik maupun perusahaan.

Langkah pengunduran diri tersebut memicu beragam tanggapan. Sebagian warganet menilai keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab. Namun, sebagian lain menuntut proses hukum agar memberi efek jera.

Di sisi lain, peran @aarummanis tetap menjadi perhatian utama. Keberaniannya membuka suara memantik diskusi luas tentang relasi kuasa dalam industri kreatif. Banyak pihak kini mendorong perlindungan lebih kuat bagi model dan pekerja kreatif muda.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya etika profesional. Industri fesyen dan kreatif membutuhkan lingkungan kerja yang aman serta saling menghormati. Tanpa komitmen tersebut, potensi penyalahgunaan kuasa akan terus menghantui. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp