JAKARTA, beritajateng.tv – Pemilik akun Threads @ajsbsbwas mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang artis berinisial EJR.
Korban mengungkap pengalaman tersebut melalui utas di Threads. Ia menyebut EJR sebagai artis muda yang dikenal publik sejak kecil.
“ Kalian mungkin mengenalnya sebagai artis muda yang kalian idolakan sejak kecil sampai saat ini. Saya mengenalnya sebagai seseorang yang pernah membuat saya kehilangan kendali atas tubuh saya sendiri—dan kemudian melakukan sesuatu kepada saya ketika saya berada dalam kondisi tersebut,” tulis korban.
Namun, korban tidak mengungkap identitas lengkap artis berinisial EJR tersebut. Hingga kini, sosok yang ia maksud juga misterius meski warganet ramai berspekulasi di media sosial.
Korban Mengaku Pelaku Paksa Hirup Vape Mengandung THC
Dalam utasnya, korban menceritakannya bersama EJR dan rekannya berinisial NB dalam perjalanan menuju rumah EJR di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Korban mengaku EJR memintanya mengisap vape miliknya. Ia menyebut EJR beberapa kali meniupkan asap vape ke arah mulutnya dan meminta korban menghirupnya.
Korban mengaku saat itu tidak mengetahui bahwa vape tersebut dugaan kuat mengandung THC atau tetrahydrocannabinol.
“Pelaku mengatakan akan mengantar saya pulang. Namun di perjalanan, pelaku justru meniupkan asap vape berulang kali ke arah mulut saya dan menyuruh saya untuk menghirupnya sampai saya batuk-batuk yang pada saat itu saya tidak tahu bahwa vape tersebut mengandung THC,” tulisnya.
Setelah kejadian tersebut, korban mengaku kehilangan kesadaran. Ia bahkan beberapa kali terbentur ketika tiba di rumah EJR.
Korban kemudian kembali sadar sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengaku langsung ingin pulang.
Namun, EJR disebut meminta korban tetap tinggal dan menawarkan agar korban pulang keesokan harinya. Korban kemudian memilih pulang menggunakan taksi.
Korban Mengaku Mengalami Pelecehan Seksual
Dalam perjalanan, korban mengaku merasakan kondisi tubuh yang tidak normal. Ia kemudian menghubungi NB untuk menanyakan apa yang terjadi.
Menurut korban, NB kemudian mengatakan bahwa vape yang EJR gunakan mengandung dosis “gorilla”.





