Hukum & Kriminal

Singgung Persoalan Hukum Terkait Legalitas Ganja, Mahfud MD: Bikin Sambal Ganja Tidak Boleh Dihukum

×

Singgung Persoalan Hukum Terkait Legalitas Ganja, Mahfud MD: Bikin Sambal Ganja Tidak Boleh Dihukum

Sebarkan artikel ini
sambal ganja
Mahfud MD menyinggung persoalan hukum terkait legalitas ganja, yang mana ia menyebutkan bahwa orang bikin sambal ganja tidak boleh dihukum. (Foto: Tangkapan layar video Kemenko Polhukam RI/YouTube)

LHOKSEUMAWE, beritajateng.tv – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengungkapkan bahwa persoalan hukum terkait azas legalitas ganja menjadi salah satu hal yang ia perhatikan di Indonesia. Ia pun sempat menyebut pembuatan bahwa sambal ganja belum ada aturannya dalam Undang-Undang.

Mahfud menegaskan bahwa tidak semua masalah yang berkaitan dengan penggunaan ganja, misalnya pembuatan sambal ganja, penyelesaiannya harus dengan cara pidana.

Terlebih lagi, jika tindakan tersebut belum ada larangannya atau belum teratur dalam peraturan perundang-undangan saat ini.

“Misalnya, orang minum ganja, bikin sambal ganja, itu tidak boleh dihukum, karena tidak ada di dalam Undang-undang,” ujar Mahfud pada sambutannya dalam acara Dies Natalis ke-54 Universitas Malikussaleh yang tersiar secara virtual, Senin (12/6/2023).

“Barangsiapa membuat sambal ganja dihukum, tidak ada,” imbuhnya.

BACA JUGA: Mahfud Md Bicara Kesiapan Jadi Cawapres

Di sisi lain, Menkopolhkam juga menyoroti pentingnya mematuhi putusan pengadilan di Indonesia. Baginya, putusan tersebut harus orang-orang hormati jika telah memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

Mahfud menekankan bahwa tidak melaksanakan putusan hakim dan pengadilan dapat merusak tatanan keadaban.

“Misal hakim membuat buat keputusan sudah inkrah, harus di taati. Kalau hakim enggak adil, tetap putusannya mengikat, hakimnya di tangkap, putusannya mengikat,” ujarnya.

“Kamu enggak setuju, enggak apa-apa, tetapi putusan hakim harus di taati. Kalau enggak, enggak akan pernah putusan hakim di taati,” tandasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp