Hukum & Kriminal

Siswi SDN Bulu Lor Semarang Nyaris Diculik, Disdik Imbau Sekolah dan Orang Tua Perketat Pengawasan

×

Siswi SDN Bulu Lor Semarang Nyaris Diculik, Disdik Imbau Sekolah dan Orang Tua Perketat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Siswi SDN Bulu Lor Semarang Nyaris Diculik, Disdik Imbau Sekolah dan Orang Tua Perketat Pengawasan
Suasana di SDN Bulu Lor Semarang Utara, lokasi korban penculikan. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang siswi SDN Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, nyaris menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal saat pulang sekolah, Selasa, 7 Oktober 2025.

Beruntung, siswi kelas III tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh keluarganya setelah sempat dibawa pelaku selama beberapa jam.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Semarang, Aji Nur Setiawan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyebut jika penculikan siswi SDN Bulu Lor itu, saat ia tengah sendirian pulang tanpa ada jemputan orang tua.

“Benar, berdasarkan informasi yang kami terima, anak tersebut pulang sendiri. Kemudian datang seseorang yang merupakan pelaku,” ujar Aji, Rabu, 8 Oktober 2025.

BACA JUGA: Anak Korban Penculikan Trauma Meski Tak Langsung Kelihatan, Psikolog: Dampaknya Bisa Jangka Panjang

Menurut Aji, pelaku menggunakan tipu daya untuk membujuk korban agar ikut. Pelaku mengaku ingin meminta bantuan membuat video, sehingga korban mau diajak pergi.

“Kami belum tahu pasti cara pelaku merayu, tapi dari keterangan sementara, pelaku mengaku butuh bantuan membuat video. Ada kemungkinan korban dirayu atau bahkan dihipnotis,” jelasnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, bertepatan dengan jam pulang sekolah. Korban yang mengikuti pembelajaran sesi siang biasanya tiba di rumah tidak lama setelah sekolah usai. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang, membuat keluarga mulai cemas.

“Sampai sekitar pukul lima sore anaknya belum pulang. Keluarga langsung mencari dengan bantuan paman dan beberapa anggota keluarga lain,” kata Aji.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika salah satu anggota keluarga melihat korban di bonceng seorang di sekitar kawasan SMK Perkapalan, Jalan Kokrosono, Semarang. Keluarga kemudian mengejar hingga akhirnya pelaku berhasil warga hentikan.

“Sempat ada kejar-kejaran dan akhirnya bisa di cegat warga. Saat itu situasi cukup ramai, bahkan pelaku hampir mendapat amukan massa sebelum akhirnya di amankan,” ungkapnya.

Menanggapi kejadian ini, Dinas Pendidikan Kota Semarang mengimbau seluruh sekolah dan orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan anak, terutama saat jam pulang sekolah.

“Kami minta orang tua memastikan anak bisa antar jemput keluarga atau kerabat dekat. Kalau tidak memungkinkan, sebaiknya anak pulang bersama teman, jangan sendirian,” tegas Aji.

Ia juga meminta pihak sekolah memperkuat pengawasan di lingkungan sekolah, terutama di jam pulang. Upaya pencegahan dini harapannya dapat menghindarkan kejadian serupa terulang kembali. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran