“Kami sudah menyiapkan untuk warga Semarang mengikuti pelatihan untuk membuka usaha baru. Yang betul-betul warga Semarang kami siapkan,” kata Sutrisno.
Dinas Tenaga Kerja juga berupaya mencarikan peluang kerja baru bagi pekerja yang bukan warga Kota Semarang. Namun, sebagian pekerja masih memilih mencari pekerjaan di wilayah Semarang karena mempertimbangkan tingkat upah.
Pemerintah kota tetap membuka komunikasi dengan perusahaan dan pekerja. Jika ada kebutuhan tenaga kerja, pelatihan tertentu, maupun informasi lowongan, Disnaker siap menyalurkannya.
“Kami masih komunikasi dengan mereka semua. Artinya kami membangun hubungan yang bagus. Kalau ada informasi saling terkait, mereka misalnya butuh apa atau pelatihan apa, kami salurkan,” ujarnya. (*)





