Solo, beritajateng.tv – Solo Safari memperingati Tiger Day dengan melibatkan pengunjung dalam serangkaian acara, salah satunya memberikan tumpeng daging spesial pada harimau pada Senin 29 Juli 2024.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya konservasi harimau dan perlindungan habitat mereka.
Beberapa kegiatan memperingati Tiger Day di area exhibit Harimau Solo Safari dengan serangkaian aktivitas. Antara lain berbagi stiker peringatan hari harimau International.
BACA JUGA: Berikut Ini Daftar Wisata di Solo yang Lagi Hits, Nomor 4 Serasa di Eropa
Sepanjang hari badut boneka ikon tiger akan berkeliling sembari membagikan stiker peringatan Hari Harimau (Tiger Day) Internasional kepada semua pengunjung di Solo Safari.
Photo Booth Berkarakter Tiger Day
Pengunjung dapat berfoto di photo booth berkarakter Tiger Day yang terletak di exhibit Tiger. Ini adalah kesempatan yang sempurna untuk mengabadikan momen dan menunjukkan dukungan terhadap konservasi harimau.
Tiger Keeper Talk
Setiap pukul 13.30 WIB, ada sesi tanya jawab dengan para penjaga harimau yang akan berbagi informasi tentang perilaku harimau. Upaya konservasi, dan cara-cara pengunjung dapat membantu dalam pelestarian spesies ini.
Pemberian Tumpeng Daging
Pada pukul 13.00 WIB, Tim Life and Science akan memberikan tumpeng daging kepada koleksi harimau di Solo Safari sebagai bagian dari perayaan Hari Harimau Internasional. Koleksi harimau di Solo Safari adalah Harimau Benggala, yang merupakan harimau terbesar kedua di dunia.
Rio Mahendra selaku General Manager dari Solo Safari mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, Solo Safari berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian harimau.
“Bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi spesies yang terancam punah ini. Mari bersama-sama merayakan Hari Harimau Internasional dan turut serta dalam menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.
Sedikit informasi, International Tiger Day atau Hari Harimau Sedunia berlangsung setiap tanggal 29 Juli. Sejarah hadirnya Tiger Day pada tanggal tersebut bermula dalam International Tiger Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Harimau Internasional pertama pada 2010 di St. Petersburg, Russia. Indonesia turut serta dalam momen penting ini.
International Tiger Summit perlu terlaksana mengingat harimau adalah satwa yang populasinya terus di jaga dan di lindungi. Harimau sering kita anggap sebagai ikon Asia. WWF menyebut hewan predator ini merupakan salah satu warisan budaya dan sejarah. (*)
Editor: Elly Amaliyah





