SEMARANG, beritajateng.tv – Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof. Jawade Hafidz, berpesan kepada para lulusan agar menjadi garda terdepan dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.
Pesan tersebut dekan tersebut dalam acara Penglepasan Sarjana (S1), Magister Ilmu Hukum (MIH), Magister Kenotariatan, dan Doktor (S3) Ilmu Hukum FH Unissula periode ke-97 tahun 2026.
Menurut Prof. Jawade, lulusan Fakultas Hukum memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dan menjunjung tinggi nilai keadilan.
“Pesan khususnya kepada lulusan Fakultas Hukum Unissula dengan kondisi penegakan hukum yang semakin jauh dari harapan masyarakat adalah agar lulusan Fakultas Hukum itu menjadi garda terdepan untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya usai acara di Patra Semarang & Convention pada Jumat, 12 Juni 2026 petang.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus terlaksana secara adil tanpa pandang bulu.
“Satu hal yang harus lulusan perhatikan adalah penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Bukan hanya tajam ke bawah tetapi harus juga tajam ke atas,” katanya.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Sabtu 13 Juni 2026, Pati hingga Blora Berpotensi Hujan Lebat
Prof. Jawade menyebut banyak alumni FH Unissula yang telah mengabdi di berbagai institusi strategis. Mulai dari kepolisian, kejaksaan, kehakiman, advokat hingga lembaga politik di tingkat daerah maupun pusat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi.
“Saya menekankan satu hal, perkuat integritas. Integritas kepribadian dengan mendekatkan nilai-nilai kemanusiaan agar keberadaan lulusan Fakultas Hukum itu semakin bermakna di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, lulusan FH Unissula harus mampu menjadi pionir, inisiator, sekaligus teladan dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang penegakan hukum.
“Kata kuncinya mereka harus menjadi pionir, harus menjadi inisiator. Juga harus menjadi teladan di dalam pengabdian kepada masyarakat terutama penegak hukum,” tegasnya.





