SEMARANG, beritajateng.tv – Kekompakan sebagai pasangan suami istri berbuah prestasi di arena olahraga. Anas Kholikul Amin (39) dan Nurul Uswatun Khasanah (35), pasangan asal Karangroto, Kota Semarang, berhasil meraih medali emas cabang olahraga woodball pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Keduanya tampil gemilang pada nomor ganda fairway campuran, Kamis (29/10/2026). Hasil tersebut menambah koleksi emas kontingen woodball Kota Semarang sekaligus menjadi bukti bahwa kerja sama dan pengalaman dapat menjadi modal penting untuk meraih prestasi.
Bagi Anas, kemenangan ini merupakan hasil dari perjalanan panjang menekuni woodball. Sementara bagi Nurul, medali emas tersebut terasa lebih istimewa setelah ia sempat absen dari kejuaraan demi menjalani kehamilan anak kedua.
Anas bukan atlet yang baru mengenal woodball. Ia mulai menekuni olahraga tersebut sejak masih duduk di bangku kuliah dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan sejak 2013.
Selama bertahun-tahun, ia terus mengasah kemampuan dan mengumpulkan pengalaman bertanding. Medali emas di Porprov Jateng 2026 pun menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.
BACA JUGA: Impian ke Tanah Suci Tak Lagi Sekadar Angan, Program Umrah Gratis Wali Kota Agustina Sasar Guru Madin dan TPQ di Semarang
“Saya dari 2013 ini emas keempat selama saya ikut kejuaraan,” kata Anas.
Pengalaman tersebut menjadi bekal saat menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Namun, kali ini ada hal berbeda yang membuat kemenangannya semakin berkesan: ia berjuang bersama sang istri di nomor ganda fairway campuran.
Keduanya harus menjaga koordinasi dan konsistensi permainan untuk melewati persaingan dengan atlet dari daerah lain.
Kerja sama di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya membawa pulang medali emas bagi Kota Semarang.
Bagi Nurul Uswatun Khasanah, kemenangan di Porprov Jateng 2026 bukan sekadar tambahan medali.
Prestasi ini menjadi pelipur kekecewaan setelah sebelumnya ia memutuskan mundur dari kejuaraan untuk fokus menjalani kehamilan anak kedua.
Keputusan tersebut membuatnya harus menunda kesempatan bertanding. Karena itu, keberhasilannya kembali ke arena kompetisi dan langsung meraih emas bersama suaminya memiliki makna tersendiri.
“Iya, yang kemarin mundur karena fokus mengandung anak kedua. Jadi bagi saya ini pelampiasan sekaligus obat sakit hati karena enggak bisa ikut di kejuaraan lalu,” ujar Nurul.
Kembalinya Nurul ke arena woodball menjadi bagian menarik dari perjalanan pasangan ini. Setelah melewati masa jeda dari kompetisi, ia kembali menunjukkan kemampuan dan ikut menyumbangkan prestasi untuk kontingen Kota Semarang.
Medali emas tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Nurul untuk kembali berkompetisi setelah memprioritaskan kehamilan dan keluarga.
Keberhasilan Anas dan Nurul turut memperkuat pencapaian kontingen woodball Kota Semarang dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Hingga Kamis (29/10/2026), cabang olahraga woodball Kota Semarang telah mengumpulkan enam medali emas. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena sejumlah atlet masih menjalani pertandingan di nomor lainnya.
BACA JUGA: Wali Kota Agustina Rangkul Pemuda Kota Semarang, dari Ruang Dialog hingga Pengabdian
Salah satu peluang tambahan medali datang dari nomor tunggal putri. Atlet Semarang masih harus menghadapi wakil Kabupaten Jepara untuk memperebutkan posisi terbaik.
Evaluasi pertandingan juga menjadi bagian penting bagi tim woodball Semarang. Kesiapan mental, konsistensi permainan, dan kemampuan menghadapi tekanan menjadi sejumlah aspek yang perlu dijaga dalam persaingan menuju podium.
Prestasi Anas dan Nurul menambah warna dalam perjalanan kontingen Kota Semarang di Porprov Jateng 2026.
Keduanya tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga memperlihatkan bahwa kekompakan pasangan dapat menjadi kekuatan ketika menghadapi tantangan di lapangan.
Bagi Anas, emas ini menjadi koleksi keempat sepanjang keikutsertaannya dalam kejuaraan sejak 2013. Bagi Nurul, kemenangan tersebut menjadi jawaban atas kerinduan untuk kembali bertanding setelah sempat menepi.
Dari Karangroto, pasangan suami istri ini turut mengharumkan nama Kota Semarang melalui olahraga woodball di ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026. (*)





