Selain itu, lanjut Sumanto, penyelenggaraan pemilu juga harus beretika. Ia meminta semua unsur yang terlibat harus mengedepankan pelaksanaan pemilu sebagai prosedur demokrasi, yang berada dalam budaya politik yang semakin maju. Para caleg yang menjadi peserta pemilu juga harus siap menang dan siap kalah.
“Kita semua harus memahami bahwa demokrasi adalah cara bukan tujuan. Maka seharusnya pemilih perlu lebih bisa memaknai Pemilu secara riang gembira, memaknai perbedaan pilihan politik adalah sesuatu yang biasa dalam demokrasi,” ujarnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





