SEMARANG, beritajateng.tv – Makan Bergizi Gratis (MBG) masih berjalan di Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng menyatakan siap menyuplai kebutuhan beras dalam pelaksanaan program gagasan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, memastikan produksi beras bulanan di wilayahnya mampu mencukupi kebutuhan pangan untuk mendukung MBG.
Hal itu ia ungkap saat beritajateng.tv jumpai di lantai 4 Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 24 Juli 2025.
BACA JUGA: Kodim 0721 Blora Tinjau Dapur MBG, Pastikan Ribuan Makanan Bergizi Tersalurkan ke Pelajar
“Ya, karena di Jawa Tengah kan kita lihat perbulannya untuk beras setiap bulan lebih 200.000 ton. Jadi kan bisa, tinggal distribusinya saja,” ucap Tavares.
Tak cuma itu, Tavares juga menyebut sejumlah aset milik Distanbun Jawa Tengah akan pihaknya manfaatkan untuk mendukung pelaksanaan MBG.
“Di beberapa tempat kita juga mengoptimalkan aset-aset untuk mendukung MBG,” sambung Tavares.
Pasokan beras untuk MBG di Jateng cukup, bahkan bisa suplai luar provinsi
Tavares mengklaim, kebutuhan pasokan beras untuk pelaksanaan MBG di Jateng sementara ini telah tercukupi. Kendati begitu, pihaknya mengaku siap menyuplai, bila memang perlu, baik untuk Jawa Tengah maupun luar provinsi.
“Saya rasa sih Jawa Tengah itu sudah [cukup], karena kita lebih [pasokan beras]. Kita malah mendukung ke daerah di luar Jawa Tengah,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 202 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah telah dikontrak untuk melayani MBG di satuan pendidikan dari seluruh jenjang, mulai SD hingga SMA/SMK.
BACA JUGA: Hemat dan Ramah Lingkungan, CNG Gantikan LPG di Dapur MBG Jateng
Kasubag Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Roberto Agung Nugroho, mengatakan sebanyak 174 telah beroperasi melayani MBG di sekolah, sementara 27 lainnya masih menunggu pencairan dana dari Badan Gizi Nasional (BGN).





