Jateng

Tak Ada yang Mengenali, Seorang Lansia Warga Magelang Terlantar di Alun-alun Bandungan

×

Tak Ada yang Mengenali, Seorang Lansia Warga Magelang Terlantar di Alun-alun Bandungan

Sebarkan artikel ini
lansia terlantar
Tak ada keluarga yang mengenali, seorang lansia terlantar yang ternyata warga Magelang terlunta-lunta di Alun-alun Bandungan. (Arie Budi Kristanto Wibowo/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Informasi adanya seorang lansia terlantar di seputaran Alun-alun Bandungan langsung mendapat tanggapan Polsek Bandungan Polres Semarang.

Keberadaan seorang lansia terlantar ini beroleh pembenaran dari Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, Kamis (4/5/2023).

Dalam keterangannya, AKBP Oka menuturkan bahwa seorang lansia terlantar tersebut merupakan warga Kabupaten Magelang. Sementara menurut keterangan warga, seorang lansia terlantar tersebut memang sering terlihat di seputaran Alun-alun Bandungan.

BACA JUGA: [Video] Menengok Pesantren Lansia di Semarang

“Benar bahwa informasi dari Kapolsek Bandungan, bahwa Polsek Bandungan mengamankan lansia yang terlantar. Dan saat ini lansia tersebut sudah di serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Magelang,” ungkapnya.

Kapolsek Bandungan Iptu Imam Ansyari Rambe memaparkan kronologi evakuasi lansia yang bernama Anom dengan umur kurang lebih 70 tahun.

“Pada tanggal 28 April 2023, kami mendapat informasi dari masyarakat (tentang) adanya lansia terlantar di sekitaran Alun-alun Bandungan. Karena saat itu masih ada Pospam Ops Ketupat Candi 2023 di seputaran Alun-alun, personil Pospam bersama jajaran TNI pimpinan Kanit Binmas Iptu Jarot melakukan evakuasi ke Mapolsek Bandungan,” terang Kapolsek Bandungan.

Si Lansia Terlantar Konon Memiliki Keluarga di Bandungan

Lebih lanjut, Iptu Rambe menyampaikan kembali bahwa pihaknya berkoordinasi dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yaitu Ibu Diah, guna mengetahui keluarga Pak Anom itu.

“Setelah kita menggali informasi dari warga Kelurahan Bandungan dan penjelasan dari yang bersangkutan Pak Anom, kami mendapat info bahwa Pak Anom mempunyai keluarga di daerah Junggul. Namun setelah kami konfirmasi (keluarga tersebut) tidak mengenali Pak Anom,” imbuhnya.

BACA JUGA: [Video] Pesantren Lansia, Tak Ada Kata Terlambat Belajar Agama

Sembari menunggu informasi keberadaan keluarganya di Bandungan, sementara waktu Pak Anom mendapat perawatan di Polsek Bandungan dan berpindah ke TKSK Bandungan bersama relawan.

Lebih lanjut, Kapolsek berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Semarang untuk memfasilitasi dan berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten Magelang.

“Setelah mendapat info dari Dinsos Kabupaten Semarang, sorenya kami membawa Pak Anom ke Dinsos Kabupaten Magelang untuk mendapatkan perawatan. Dan semoga bisa kembali dipertemukan dengan pihak keluarganya di Magelang,” pungkas Kapolsek Bandungan. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp