Tanggul Laut Tambak Lorok Mulai Dikerjakan November, Ita: Rp 300 Miliar Sudah Disiapkan

Plt Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu.

SEMARANG,  31/10 (BeritaJateng.tv) – Penantian masyarakat Tambak Lorok Semarang Utara terkait tanggul laut akhirnya terjawab. Tanggul laut tersebut sudah diwacanakan Pemkot Semarang sejak 2016 silam.

Tanggul laut tersebut juga dijadikan solusi penanggulangan banjir rob di pesisir Kota Semarang. Namun pelaksanaan pembangunan diwarnai proses sangat panjang.

Hampir 6 tahun wacana tersebut tak terdengar kabarnya. Di akhir 2022 tanggul laut tersebut akan terealisasi pembangunannya.

Menurut Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, lelang pembangunan tanggul sudah dilakukan. “Bulan depan pengerjaannya dimulai, karena pemenang lelang sudah ada,” katanya.

Menurutnya, panjang tanggul laut di Tambak Lorok tersebut mencapai 1,2 kilometer lebih. “Untuk anggaran dari Kementerian PUPR senilai Rp 300 miliar,” ujarnya.

Tak hanya tanggul laut, Hevearita G Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita itu mengatakan, DPR RI juga akan membantu pembangunan rumah susun.

“Rumah susun juga akan dibangun di sekitar Tambak Lorok nantinya,” jelasnya.

Dipaparkannya, Pemkot Semarang sangat berterima kasih atas bantuan pemerintah pusat.

“Di tengah keterbatasan anggaran dan pembangunan IKN, Pemerintah Pusat menyisihkan dana untuk program pengentasan banjir dan rob di Kota Semarang,” paparnya.

Terpisah, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menuturkan, Pemkot Semarang bersama Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat berusaha mengatasi permasalah banjir rob di Kota Semarang.

“Pemkot Semarang melalui DPU melakukan pembebasan tanah untuk akses masuk menuju lokasi pengerjaan tanggul laut,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pembangunan tanggul laut merupakan proyek yang menggunakan alokasi APBN.

“Pemkot Semarang hanya mendampingi pelaksanaan proyek tersebut, semoga saja tanggul laut bisa cepat mengatasi permasalah banjir rob di wilayah pesisir Kota Semarang,” tambahnya. (Ak/El)

Leave a Reply