Di bidang pengelolaan lingkungan, mereka akan memperluas program pengelolaan sampah berbasis kawasan dan meningkatkan cakupan air bersih hingga 100 persen.
Sebagai bagian dari reformasi tata kelola, paslon Sadewo-Lintarti ingin membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan.
Mereka berencana memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat melalui portal informasi publik dan sistem e-government.
“Kami bertekad untuk mengoptimalkan lapak aduan Banyumas demi pelayanan publik yang lebih responsif,” pungkas Sadewo. (*)





