Politik

Tanpa Lawan, Paslon Tunggal Dewo-Lintarti Ungkap 13 Program Unggulan di Debat Pilkada Banyumas

×

Tanpa Lawan, Paslon Tunggal Dewo-Lintarti Ungkap 13 Program Unggulan di Debat Pilkada Banyumas

Sebarkan artikel ini
Debat Banyumas
Paslon tunggal nomor urut 1, Sadewo Tri Lastiono-Dwi Asih Lintarti, menuturkan program-program unggulan pada debat Penajaman Visi-Misi Pilkada Banyumas, Sabtu, 2 November 2024. (Foto: YouTube/KPU Banyumas)

BANYUMAS, beritajateng.tv – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas telah menyelenggarakan debat penajaman visi-misi bagi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati tunggal nomor urut 1, yaitu Sadewo Tri Lastiono dan Dwi Asih Lintarti, di Hotel Aston Purwokerto.

Sadewo-Lintarti pun memaparkan visi besar untuk Banyumas, di bawah slogan “Pas Nggo Banyumas.” Mereka juga menawarkan 13 program unggulan guna mencapai tujuan mereka.

“Visi kami adalah menjadikan Banyumas yang Produktif, Adil, dan Sejahtera (Pas),” ungkap Sadewo saat debat pada Sabtu, 2 November 2024.

Ia menjelaskan bahwa visi ini bertujuan untuk menciptakan Banyumas yang berdaya saing di berbagai sektor, berlandaskan keadilan dan kesejahteraan untuk semua lapisan masyarakat.

BACA JUGA: Bambang Pacul Nongol di Video Profil Paslon Pilwakot Solo Usungan KIM Plus Saat Debat, Ini Kata Respati

Demi mencapai visi tersebut, mereka merumuskan 7 misi utama yang diterjemahkan ke dalam program-program konkret.

Dalam bidang pendidikan, Sadewo-Lintarti berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan melalui pembangunan serta renovasi fasilitas sekolah.

Mereka juga akan memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi serta menyediakan transportasi sekolah yang aman.

“Kami menargetkan rata-rata lama sekolah meningkat hingga 8,5 tahun,” jelasnya.

Program-program lanjutan Sadewo-Lintarti dalam Debat Pilkada Banyumas 2024

Di sektor ekonomi, Sadewo-Lintarti akan mendorong pengembangan sentra usaha di tiap kecamatan, menghidupkan pasar tradisional, serta memajukan desa wisata dan kawasan industri.

“Kami harap angka kemiskinan bisa turun hingga 7,9 persen dan pengangguran terbuka mencapai 4,9 persen,” ujar Sadewo.

Dalam layanan kesehatan, paslon ini berjanji menyediakan fasilitas puskesmas rawat inap di seluruh kecamatan serta memperkuat posyandu gizi bagi ibu dan anak. Target mereka yakni menurunkan angka stunting dari 20,7 persen menjadi 12 persen.

Sadewo juga menyoroti sektor pertanian dan infrastruktur. Program mereka meliputi pengembangan kelembagaan petani, pembangunan jaringan irigasi, serta peningkatan distribusi air bersih di wilayah terdampak kekeringan.

BACA JUGA: Buka Debat Pilwalkot Semarang, Visi Misi Agustina-Iswar: Rp25 Juta Per RT dalam Setahun