BACA JUGA: Dua Pekan Jelang Idul Adha, Harga dan Penjualan Kambing di Kabupaten Semarang Masih Normal
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif utama di balik pengeroyokan ini. Dugaan awal menyebutkan bahwa pelaku bertindak karena dendam pribadi dan emosi sesaat.
“Kelima pelaku masih di periksa intensif. Kami juga menyelidiki apakah ada pihak lain yang membantu mereka kabur,” ujar AKBP Andika.
Kasus ini menjadi peringatan serius akan bahayanya menyelesaikan konflik dengan kekerasan. Polrestabes Semarang menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas. (*)





